LPSK Tolak Lindungi Istri Sambo: Permohonan Ibu P Janggal

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Pius Yosep Mali.

VIVA Nasional – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menolak permohonan perlindungan terhadap istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Permohonan tersebut ditolak karena LPSK menilai Putri Candrawathi tidak kooperatif dan laporan permohonan janggal.

"LPSK memutuskan untuk menolak atau menghentikan penelaahan terhadap Ibu P ini, karena memang ternyata tidak bisa diberikan perlindungan," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo saat jumpa pers di kantornya, Senin, 15 Agustus 2022.

Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati (kanan) saat mendatangi Mako Brimob.

Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati (kanan) saat mendatangi Mako Brimob.

Photo :
  • VIVA/ Ridwan Putra.

"Bukan karena pelaku sudah meninggal SP3, bukan, tapi karena kasus ini sudah dihentikan oleh pihak kepolisian," sambungnya

Sebelumnya, Hasto mengatakan Putri Candrawathi mengajukan 2 laporan tertanggal 8 Juli 2022, dan permohonan berdasarkan LP yang diajukan oleh Polres Jakarta Selatan tanggal 9 Juli 2022. 

"Tetapi kedua laporan ini tertanggal berbeda tetapi nomornya sama. Oleh karena itu kami pada waktu terkesan lambat LPSK kok tidak memutuskan perlindungan kepada yang bersangkutan, karena sejak awal terjadi kejanggalan semacam ini," ujarnya

Kejanggalan lainnya, lanjut Hasto, juga terjadi setelah LPSK dua kali bertemu Putri Cantrawathi namun tidak membuahkan hasil signifikan. "Dan tetap tidak mendapat keterangan apapun dari Ibu P," ungkapnya