Istana Terima Perwakilan Pendemo, Klaim Bakal Tindaklanjuti Tuntutan

Pendemo berorasi di atas mobil Komando
Pendemo berorasi di atas mobil Komando
Sumber :
  • VIVA/Foe Peace Mayelday Simbolon

VIVA Nasional – Ribuan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea tetap menggelar demo menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Patung Kuda Arjuna Wiwaha alias Patung Kuda Indosat, Gambir, Jakarta Pusat, meski hujan turun.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea mengatakan perwakilan KSPSI menyerahkan langsung petisi dan diterima Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin serta Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono.

"Mereka juga menemui langsung massa aksi buruh diatas mobil komando," kata dia kepada wartawan, Senin 12 September 2022.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Photo :
  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

Andi meminta pemerintah harus segera memikirkan dampak serius kebijakan kenaikan BBM tersebut terhadap buruh Indonesia. Dia menilai, agak aneh harga BBM naik ditengah turunnya harga minyak dunia. 

Sehingga, menurutnya kenaikan harga BBM tanpa dibarengi kenaikan upah adalah hal yang tidak masuk akal. Andi Gani menyebut, buruh di Indonesia pasti pengguna BBM bersubsidi.

Dalam kesempatan itu, ia kembali menegaskan, ada tiga tuntunan yang disuarakan. Pertama, menolak kenaikan harga BBM karena upah buruh juga tidak naik. Menuntut adanya upah laik bagi buruh sebab upah laik sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan buruh. Ketiga, menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.