Kebakaran Pabrik Kertas di Malang 8 Jam Belum Padam

Kebakaran pabrik kertas di Malang
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA Nasional – Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik kertas dan styrofoam di Jalan Raya Pandang Landung, Wagir Kabupaten Malang. Kebakaran terjadi sejak pukul 14.00 WIB, hingga pukul 20.00 WIB api masih menyala di dalam gudang bagian belakang, pada Jumat, 16 September 2022.

img_title Buang Puntung Rokok Sebabkan Kebakaran TPA Supit Urang Malang, Lansia 71 Tahun Jadi Tersangka

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol-PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto mengatakan, untuk memadamkan api mereka meminta bantuan kepada PMK Kota Malang dan PMK Kabupaten Malang. Belasan armada diterjunkan untuk memadamkan api yang menyala sejak siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang terbakar pabrik kertas jadi ini bahan yang mudah terbakar. Air tidak boleh putus harus kontinyu (berkelanjutan) kalau air putus akan muncul sumber api," kata Goly.

img_title Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 1.100 Karyawan di-PHK

Goly mengungkapkan, ada 2 kemungkinan penyebab kebakaran di pabrik kertas dan styrofoam. Pertama karena kandungan pelarut yang mudah terbakar seperti solvent dan tinner dan kedua karena korsleting listrik. Lalu bahan-bahan yang ada di dalam pabrik dan gudang merupakan benda mudah terbakar.

"Penyebabnya ada 2 kemungkinan, di sana ada solvent atau tinner ini mudah terbakar mengandung listrik statis, dan kemunginan konsleting. Karena gudang kertas tidak boleh mepet tembok harus sela 1 meter jadi kalau ada kebakaran masih ada stan bagi petugas untuk segera mengatasi," ujar Goly.

img_title Personel Gabungan Padamkan Sebagian Titik Api di Gunung Ciremai, KDM Turun Langsung ke Lokasi

Goly menuturkan, bahwa pada 2 tahun silam saat PMK inpeksi di pabrik ini sudah menyarankan untuk membangun hydrant. Tetapi hingga saat ini belum dipasang karena harga biaya pemasangan instalansi cukup mahal, mulai Rp500 juta hingga miliaran rupiah. Tergantung luasan pabrik dan besaran tangki air.

"Belum ada laporan korban mudah-mudahan tidak ada korban. Ini pertama kali kebakaran di gudang ini. Tapi 2 tahun lalu sudah saya inpeksi dan saya sarankan untuk pasang hydrant, kalau kendala pemadaman karena sumber air jauh," tutur Goly.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, kerabat pemilik Pabrik yakni, Guntoro (66 tahun) menyebut, bahwa kebakaran berawal dari area belakang yang merupakan tempat penyimpanan styrofoam dan kertas. Hingga saat ini puluhan personel PMK masih berusaha memadamkan api.

"Awal mula kebakaran di belakang, itu tempat menyimpan styrofoam dan kertas. Pertama kali diketahui karyawan dan dilaporkan ke PMK," kata Guntoro.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut