Gempa Bumi Mengguncang Aceh Sabtu Pagi, BMKG Imbau Hal Ini

Deputi Bidang Geofisika BMKG Suko Prayitno
Deputi Bidang Geofisika BMKG Suko Prayitno
Sumber :
  • VIVA/Natania Longdong/Zoom

VIVA Nasional – Gempa mengguncang pantai barat Sumatera, Aceh Barat, Aceh kembali di diperbaharui datanya yakni 6,2 Skala Richter pada Sabtu, 24 September 2022. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke Lempeng Eurasia.

Dalam hal ini, hasil menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Adanya penyebab gempa ini diduga kuat adalah aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Aceh-Abdaman. Namun, bisa dipastikan bahwa gempa bumi kali ini tidak menimbulkan kerusakan signifikan.

“Gempa kemungkinan tidak menyebabkan kerusakan. Namun dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno sebagaimana disampaikannya via Zoom Meeting, Sabtu 24 September 2022.

Selain itu, gempa bumi di Aceh ini tidak berpotensi tsunami. Pengamatan muka laut di Calang dan Meulaboh oleh BMKG tidak menunjukkan adanya kenaikan, sehingga tidak adanya tsunami.

BMKG juga mengimbau meski ada potensi gempa bumi yang lebih besar namun hal itu tidak dapat dipastikan.

“Potensi tetap ada, namun terjadinya gempa yang lebih besar kami belum bisa memastikan,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title