Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Pandaan, Sopir Bus Tewas

Kondisi bus Restu dan empat kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan beruntun.
Kondisi bus Restu dan empat kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan beruntun.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Nur Faishal (Surabaya)

VIVA Nasional – Kecelakaan beruntun yang melibatkan bus Restu tujuan Malang-Surabaya dan empat kendaraan lainnya terjadi di ruas Tol Malang-Pandaan, Jawa Timur, pada Minggu sore, 25 September 2022. Akibat kecelakaan tersebut, sopir bus Restu bernama Yuniar Krisyanto, warga Wiyung, Kota Surabaya, tewas di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari kepolisian disebutkan, kecelakaan yang teradi di KM 77/B Malang-Pandaan itu melibatkan bus Restu bernomor polisi N 7091 UG, truk tangki Pertamina nomor polisi L 8241 UG, truk tangki Pertamina B 9112 SEI, Honda Oddyssey N 1939 BF, dan Daihatsu Xenia dengan nomor polisi L 818 ZA.

Kepala Satuan PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Polisi Dwi Sumrahadi menjelaskan, kecelakaan bermula ketika bus Restu melaju dari arah selatan atau Malang menuju utara atau Surabaya melaju dengan kecepatan tinggi di jalur kanan atau cepat. Kondisi jalan saat itu menurun.

Kondisi bus Restu dan empat kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan beruntun.

Kondisi bus Restu dan empat kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan beruntun.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Nur Faishal (Surabaya)

Menjelang sampai lokasi kejadian, situasi lalu lintas cukup padat karena ada kegiatan evakuasi kecelakaan di depan. Alhasil, banyak kendaraan berjalan lambat. “Pengemudi bus Restu kurang antisipasi dengan kondisi tersebut sehingga berusaha menghindari kendaraan yang ada di depannya,” kata Dwi dikonfirmasi wartawan.

Karena laju bus masih berkecepatan tinggi, pengemudi kemudian melakukan manuver dengan membanting laju bus ke lajur kiri atau lambat. Namun, moncong bus tetap menyeruduk mobil Xenia warna putih di depannya yang juga melaju lambat di lajur yang sama. “Kendaraan Xenia terpelanting menabrak kendaraan Oddyssey,” ujar Dwi.

Bus Restu tak juga berhenti dan tetap melaju kencang hingga kemudian menabrak truk tangki Pertamina bernomor polisi L 8241 UG. Akibatnya, truk tangki tersebut terdorong ke depan lalu menyeruduk truk tangki Pertamina lain yang ada di depannya. “Korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini satu orang, yaitu sopir bus Restu,” kata Dwi.