Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Cs Segera Diserahkan ke Kejaksaan Agung

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Yeni Lestari

VIVA Nasional – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyatakan sudah menjadwalkan proses pelimpahan barang bukti dan tersangka kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice, dalam kasus Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Menurut Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana, pelimpahan tersangka dan barang bukti dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21. 

Meski begitu, Fadil tidak mengungkap lebih jauh kapan pastinya pelimpahan dari penyidik Bareskrim Polri ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

"Pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap 2 sudah terjadwal. Saya sudah memerintahkan tidak boleh terlalu jauh dari ditetapkannya tahap P21," kata Fadil dalam konferensi pers, Rabu, 28 September 2022.

Terpisah, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menjelaskan pelimpahan tersangka dan barang bukti akan dilakukan paling lambat dua pekan sejak berkas dinyatakan lengkap atau P21. "Berdasarkan ketentuannya (pelimpahan tersangka dan barang bukti) paling lambat 14 hari," ujar Andi.

Untuk diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah rampung meneliti berkas perkara tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan kasus obstruction of justice penyidikan tewasnya Brigadir J.