Saksi Sebut Usulan Lin Che Wei Terkait Minyak Goreng Tak Mengikat

Ilustrasi persidangan secara online.
Ilustrasi persidangan secara online.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ardiansyah

VIVA Nasional – Mantan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan, menekankan bahwa Lin Che Wei bukanlah penentu keputusan maupun kebijakan yang diambil Kementerian Perdagangan dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng (migor). Segala saran dan usulan yang disampaikan Lin Che Wei kepada menteri maupun pejabat Kemendag, dikatakan tidak bersifat mengikat. 
 
Hal tersebut disampaikan Oke Nurwan saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penerbitan persetujuan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis malam, 29 September 2022.

Saat persidangan, Ketua Majelis Hakim, Liliek Prisbawono Adi, mwngkonfirmasi kepada saksi siapakah yang mengundang Lin Che Wei hadir dalam rapat-rapat di Kemendag, khususnya membahas masalah kelangkaan minyak goreng. 

Oke menjawab Lin Che Wei ikut dalam rapat atas undangan pihak Kemendag.

Hakim Liliek bertanya lagi apakah setiap usulan yang disampaikan Lin Che Wei dalam rapat, termasuk mengenai kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) maupun persetujuan ekspor CPO bersifat mengikat.

“Tidak mengikat, Yang Mulia,” kata Oke.  

Dalam keterangan lanjutannya, Oke mengatakan bahwa kebijakan DMO sebesar 20 persen sebagai syarat persetujuan ekspor CPO dan turunannya bukan berasal dari usulan Lin Che Wei, melainkan prakarsa internal Kemendag.

“Untuk kebijakan DMO 20 persen itu berasal dari Kemendag, dalam hal ini kami yaitu saya dan Pak Wisnu (Indrasari Wisnu Wardhana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag) dan Mendag sama-sama melakukan hitung-hitungan. Bahkan, ide DMO itu sudah pernah juga disampaikan ketika rapat dengan DPR,” kata Oke.

Halaman Selanjutnya
img_title