Anggota Terakhir Ditembak Mati, Mahfud MD: Teroris Poso Sudah Habis

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbicara kepada wartawan ketika berada di Malang, Jawa Timur, Jumat, 23 September 2022.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbicara kepada wartawan ketika berada di Malang, Jawa Timur, Jumat, 23 September 2022.
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA Nasional – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir kasus terorisme di tanah air sudah sangat berkurang. Mahfud mengatakan, aksi terorisme yang terjadi terakhir kali adalah di sebuah gereja di Makassar pada 28 Maret 2021 lalu.

Mahfud mengatakan, pada 29 Seotember 2022, aparat penegak hukum juga telah berhasil memberantas kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur atau MIT di Kabupaten Poso. Mahfud mengklaim saat ini jaringan teroris MIT sudah habis tak tersisa.

"Terakhir kan Makassar itu pengeboman di gereja sesudah di Surabaya, tetapi dulu kan Hampir setiap saat muncul. Sekarang sudah bisa kita hadapi. Kemarin sore teroris di Poso yang terakhir sudah selesai, sudah tertembak di Puncak Gunung. Sehingga sekarang kelompok Ali Kalora, kelompok Mujahidin Indonesia Timur itu sudah habis sekarang," ujar Mahfud saat menjadi pembicara di Universitas Udayana, Jumat 30 September 2022

4 foto DPO teroris Poso kembali dipasang

4 foto DPO teroris Poso kembali dipasang

Photo :
  • Istimewa

Menurut Mahfud, kelompok tersebut terkenal sadis dalam menjalankan kasi terornya. Mereka tak segan membunuh ataupun memenggal kepala orang untuk menimbulkan rasa takut dan mengikuti kemauan mereka.

"Yang dulu menyembelih-nyembelih orang di pinggir jalan, apa itu sudah kemarin sore terakhir orangnya. Ya, itu orangnya umur 34 tahun masih muda," kata Mahfud

Mahfud meminta peran semua pihak untuk terus memberi pencerahan tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. "Oleh sebab itu Universitas termasuk Udayana ini supaya memberi pencerahan kehidupan kita bernegara, berideologi, mendidik kader bangsa yang punya kesetiaan ideologis kepada republik ini," ujar Mahfud.