Kapolri: Hasil Lie Detector Sambo-Putri Bakal Diungkap di Sidang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komisi III
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Nasional – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara soal lie detector atau uji kebohongan yang diikuti lima tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang diikuti Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Selain mereka berdua, uji kebohongan ini juga diikuti tiga tersangka lain yakni Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Sigit menjelaskan, lie detector atau uji kebohongan itu merupakan bagian dari alat petunjuk yang hasilnya bisa digunakan hakim dalam mengambil keputusan. 

"Lie detector itu bagian dari alat petunjuk yang nanti bisa digunakan oleh hakim untuk mengambil suatu keyakinan," ujar Sigit kepada wartawan, Jumat, 30 September 2022.

Putri Chandrawathi dan Ferdy Sambo di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Putri Chandrawathi dan Ferdy Sambo di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Dari lima tersangka yang menjalani uji kebohongan, baru Bharada E, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf yang hasilnya telah diungkap ke publik. Ketiganya dinyatakan jujur dalam memberikan keterangan terkait kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

Sementara itu, untuk hasil uji kebohongan tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi belum diungkap sekalipun ke masyarakat. Sigit menegaskan, hasil uji kebohongan itu akan diungkap secara jelas dalam persidangan. "Itu kan materi, sebentar lagi kan dibuka semuanya di sidang. Semuanya terang dan terbuka," tandas Sigit.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Tindak Kriminal Umum (Dirkrimum) Bareskrim Polri, Andi Rian mengatakan Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Brigadir Ricky Rizal (RR) dan Kuat Maruf (KM) sudah jujur dalam memberi keterangan terkait kasus kematian Brigadir J.