5 Gereja, 1 Sekolah, Belasan Rumah di Tapanuli Utara Rusak efek Gempa

Kerusakan sejumlah rumah dan sejumlah bangunan lainnya termasuk jalan di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akibat gempa dengan Magnitudo 6.0 pada Sabtu dini hari, 1 Oktober 2022.
Kerusakan sejumlah rumah dan sejumlah bangunan lainnya termasuk jalan di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akibat gempa dengan Magnitudo 6.0 pada Sabtu dini hari, 1 Oktober 2022.
Sumber :
  • VIVA/B.S. Putra

VIVA Politik – Imbas gempa bumi magnitudo 6.0 di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu dini hari, 1 Oktober 2022, terdapat 5 gereja, 1 sekolah, dan belasan rumah rusak akibat bencana alam tersebut. Daerah terdampak parah di dua desa di Kecamatan Pagaran.

Kepala Seksi Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu Walpon Baringbing, saat dikonfirmasi VIVA, Sabtu siang, 2022, mengungkapkan, lokasi terkena parah kerusakan bangunan akibat gempa itu, berada Desa Sibaragas dan Desa Lumban Motung.

Selain merusak bangunan, gempa itu juga mengakibatkan jalan rusak dan ambles, pohon tumbang dan longsor. Pasar Sarulla, Pahae Jae, juga dilaporkan terbakar usai terjadi gempa tersebut.

Kerusakan sejumlah rumah dan sejumlah bangunan lainnya termasuk jalan di Tapanul

Kerusakan sejumlah rumah dan sejumlah bangunan lainnya termasuk jalan di Tapanul

Photo :
  • VIVA/B.S. Putra

Gubernur Edy Rahmayadi langsung merespons dengan mengirimkan bantuan logistik yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana, bersama tim personel kaji cepat dan pemetaan drone. 

Bantuan logistik yang dibawa di antaranya bahan kebutuhan pokok, tenda pengungsian, selimut, matras pengungsi, dan makanan untuk kebutuhan keluarga.

Sementara itu, kaji cepat yang akan dilakukan personel BPBD Sumatera Utara di antaranya mendata dampak kerusakan mulai dari rumah, fasilitas umum, hingga fasilitas sosial. Nantinya bisa dilakukan penanganan seperti pendirian dapur umum, tenda pengungsi, dan kebutuhan dasar lain untuk masyarakat.