Kapolri Sindir Soal Politik Identitas Depan Anies

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Oktober 2022.
Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Oktober 2022.
Sumber :
  • VIVA/Foe Peace

VIVA Nasional – Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo, bicara mengenai politik identitas di hadapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal ini disampaikan dalam rangka menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

Keduanya menghadiri acara peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 1 Oktober 2022. 

"Jadi ini kesempatan saya juga untuk mengingatkan mohon maaf ada Pak Anies, ada rekan-rekan yang sebentar lagi kita masuk di dalam tahun politik," kata Listyo. 

Anies Baswedan jadi kader Pemuda Pancasila (PP).

Anies Baswedan jadi kader Pemuda Pancasila (PP).

Photo :
  • instagram @infopemudapancasila

Listyo bercerita masa pemilihan umum (pemilu) pada 2019 silam. Kata dia, peserta demokrasi lima tahunan sekali tersebut diwarnai politik identitas. Sehingga, menyebabkan publik menjadi terbelah-belah. 

"Tahun 2019 kita sudah merasakan bagaimana waktu itu, kita asyik terlarut dengan kondisi pemenangan terhadap calon masing-masing. Sehingga kemudian kita menggunakan cara-cara yang kemudian, kita rasakan ini sampai saat ini menjadi salah satu sumber perpecahan, memanfaatkan menggunakan politik-politik Identitas," ujar Listyo.

Karena itu, Listyo mengingatkan kepada para calon pemimpin yang akan bertarung pada Pilpres 2024 agar menghindari politik identitas.