Kepala Bappeda Inhu Akui PT Duta Palma Rutin Bayar Pajak

Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta
Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA Nasional – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Arief Fadillah mengakui, lima anak perusahaan di bawah PT Duta Palma Group rutin membayar pajak daerah. Pajak yang dibayarkan lima perusahaan tersebut yakni, retribusi izin gangguan dan pajak penerangan jalan non PLN.

Demikian diakui Arief saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi terkait alih fungsi lahan di Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dengan terdakwa mantan Bupati Inhu, Raja Thamsir Rachman dan Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi alias Apeng. Arief hadir langsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Pemilik Darmex Group Surya Darmadi didakwa korupsi usaha perkebunan sawit

Pemilik Darmex Group Surya Darmadi didakwa korupsi usaha perkebunan sawit

Photo :
  • ANTARA

"Berdasarkan sistem yang ada di Bapenda, bahwa untuk lima perusahaan ini membayar wajib pajak salah satunya retribusi izin gangguan, kedua pajak penerangan jalan," kata Arief kepada majelis hakim.

Arief menjelaskan, PT Duta Palma Group memang hanya diwajibkan untuk membayar dua jenis pajak di daerah. Kedua jenis pajak di daerah tersebut yakni, retribusi izin gangguan dan pajak penerangan jalan non PLN.

"Hanya dua itu, pak. Izin yang mulia untuk PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tidak jadi kewenangan daerah. Berdasarkan aturan, PBB kewenangan direktorat jenderal pajak," kata dia.

Sidang Surya Darmadi

Sidang Surya Darmadi

Photo :
  • ANTARA
Halaman Selanjutnya
img_title