Hari Sumpah Pemuda, Ganjar Pamerkan Kesuksesan Program SMKN Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Nasional – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Alun-Alun Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jateng. Dalam amanatnya, Ganjar memamerkan kisah sukses program SMKN Jateng yang digratiskan untuk siswa tidak mampu. 

img_title Polda Metro Pastikan Bukan EO Acara Sumpah Pemuda yang Tuai Polemik, Usut Adanya 'Mahasiswa Bayaran'

Ganjar menceritakan kisah salah satu murid SMKN Jateng yang bernama Fajar Jaka Surya. Fajar merupakan warga asal Kabupaten Pemalang yang kesulitan ekonomi karena sang ibu hanya seorang buruh berpenghasilan Rp 23 ribu per minggu dengan tanggungan 4 anak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganjar mengatakan, Fajar yang baru lulus SMP tidak berani bermimpi melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya karena melihat kondisi sang ibu. Namun, kata Ganjar, semua berubah ketika Fajar mengetahui program gratis SMKN Jateng. 

img_title Mendikdasmen Bongkar Alasan Siswa Rajin Masuk Sekolah, Ternyata karena Ini

"SMK Negeri Jateng boarding school yang semua biayanya gratis. Biaya hidup ditanggung pemerintah, seragam, sepatu, sekolah, semuanya sampai makan. Akhirnya dia mendaftarkan dan diterima," kata Ganjar, Jumat, 28 Oktober 2022.

img_title Raffi Ahmad Menyesal Hadir dalam Acara Deklarasi Sumpah Pemuda: Ini Menjadi Pengingat untuk Lebih Teliti

Singkat cerita, Ganjar yang mengenakan baju adat Aceh menjelaskan, Fajar lulus pada tahun 2019 yang lalu. Setelah lulus, kata Ganjar, Fajar berhasil bekerja di salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia. 

"Setelah diwisuda bulan Juni kemarin, dia resmi bekerja di perusahan tambang batubara terbesar ke dua di Indonesia. Anak ini bangga pada keluarganya," kata Ganjar. 

Dari kisah itu Ganjar menjelaskan, SMKN Jateng adalah upaya dari Pemprov Jateng untuk memberikan ruang pendidikan kepada siswa kurang mampu. Ganjar mengatakan, sampai saat ini program tersebut melahirkan pemuda-pemuda terbaik. 

"Negara terlibat, kita membiayai, gratis, sehingga sekarang tidak ada lagi orang yang mengatakan 'kami tidak mampu' dan 'kami tidak bisa'," kata Ganjar. 

Menurut Ganjar, seluruh pihak mesti terlibat agar semua siswa dan pemuda-pemuda bangsa mendapatkan pendidikan yang tinggi dan layak. Ganjar mengatakan, pendidikan mampu merubah pendidikan dan kondisi ekonomi masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka jangan biarkan mereka tidak belajar, tidak sekolah. Bawa mereka kepada sekolah agar pendidikannya lebih baik dan itu yang akan merubah nasib diri dan keluarga," kata Ganjar. 

Sebagai informasi, pada 2022 ini Ganjar membuka 15 SMKN Jateng semi boarding di berbagai Kabupaten/Kota untuk siswa kurang mampu. Sejumlah prestasi pernah ditorehkan SMKN Jateng, di antaranya Peringkat II versi LPMPT Tahun 2020 jenjang SMKN dan Swasta se-Indonesia. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut