Bocah di Malang Jadi Korban Bullying Kakak Kelasnya Sejak Pertama Masuk SD

Ilustrasi perundungan.
Ilustrasi perundungan.
Sumber :
  • ANTARA News/Andre Angkawijaya

VIVA Nasional – Keluarga bocah kelas 2 sekolah dasar (SD) berinisial MW di Kepanjen, Kabupaten Malang ternyata menjadi korban perundungan atau bullying sejak kelas 1. Edi Subandi orang tua korban mengungkapkan jika anaknya menjadi korban perundungan oleh kakak kelasnya. 

"Jadi anak ini sering digitukan sejak kelas 1. Awalnya dipalak, kalau tidak mau memberi itu dipukul. Kan uang saku anak saya itu Rp 6 ribu, lha itu yang Rp 5 ribu diminta. Jadi anak saya hanya tinggal jajan seribu rupiah," kata Edi, Kamis, 24 November 2022.

Ilustrasi korban bullying.

Ilustrasi korban bullying.

Photo :
  • Pixabay/ wokandapix

Bocah ini dikeroyok oleh sejumlah kakak kelasnya. Pengakuan dari orangtua korban hal itu diterima berkali-kali oleh buah hatinya. Pengeroyokan yang dilakukan pada Jumat, 11 November 2022 merupakan yang paling parah.

Sebab, korban harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Gondanglegi, sejak Kamis, 17 November 2022 lalu karena koma. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk melapor ke Polres Malang. 

"Masalahnya ini adalah urusan nyawa. Kita sama anggota keluarga lain juga sudah tidak terima. Kami diminta oleh PPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang) untuk fokus kepada anak kami, biar urusan hukumnya di PPA," ujar Edi.