Label Gereja di Tenda Bantuan Cianjur Dicopot, Said Aqil: Bedakan Kemanusiaan dan Kristenisasi

Ketua Dewan Pengawas Islam Nusantara Foundation, K.H Said Aqil Siroj
Ketua Dewan Pengawas Islam Nusantara Foundation, K.H Said Aqil Siroj
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA Nasional – Dewasa ini media sosial dihebohkan dengan video pencopotan label gereja di tenda bantuan untuk para korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat oleh segelintir orang yang diketahui berasal dari Ormas Gerakan Reformis Islam (Garis).

Merespons hal tersebut, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyampaikan bahwa tindakan itu tidak benar.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj dalam acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, 11 Januari 2020.

Ketua Umum Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj dalam acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Jakarta, Sabtu malam, 11 Januari 2020.

Photo :
  • VIVAnews/Syaefullah

"Itu bersikap belum dewasa. Harus kita bedakan aktivitas kemanusiaan, aktivis sosial dengan kristenisasi, harus kita bedakan," ucapnya kepada wartawan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu 27 November 2022.

"Kan ada ciri khas atau bisa kita lihat, ini kristenisasi atau betul-betul bantuan," tambah pria 69 tahun tersebut

Tampak dalam video yang beredar di media sosial tersebut, sejumlah pria sedang mencopot tulisan Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia' yang terpasang di atap tenda berwarna biru.

Halaman Selanjutnya
img_title