Kata LPSK Jika Ismail Bolong Ajukan Permohonan Perlindungan

Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Zulfikar

VIVA Nasional – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan masih belum menerima permohonan perlindungan dari Ismail Bolong soal dugaan suap tambang ilegal di Kalimantan Timur.

"Sejauh ini belum ada permohonan perlindungan diajukan oleh yang bersangkutan," kata Ketua LPSK Edwin Partogi saat dihubungi wartawan, Rabu 30 November 2022.

Ismail Bolong ngaku serahkan uang ke pejabat Polri

Ismail Bolong ngaku serahkan uang ke pejabat Polri

Photo :
  • Instagram @terangnedia

Diketahui, Ismail Bolong merupakan mantan anggota Polri berpangkat Aiptu di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Dugaan tambang ilegal itu bermula ketika beredarnya video pengakuan Ismail yang mengaku pernah menjalankan bisnis tambang batu bara yang hasilnya disetor Rp6 miliar ke seorang jenderal yang bertugas di Mabes Polri.

Belakangan Ismail lewat videonya memberi klarifikasi. Dia meminta maaf kepada Jenderal di Bareskrim Mabes Polri terkait pernyataan mengenai penyerahan uang tambang ilegal itu.

Edwin menyatakan, pihaknya hanya bisa memberikan perlindungan apabila ada permohonan dari Ismail Bolong. Dia juga memastikan akan memproses permohonan perlindungan itu jika Ismail Bolong mengajukannya.

Halaman Selanjutnya
img_title