Soal Jenderal Polisi Angkatan 87 Informan Kamaruddin, Ferdy Sambo: Tak Bisa Dibuktikan

- VIVA/M Ali Wafa
VIVA – Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir Yosua, yaitu Ferdy Sambo buka suara terkait pernyataan pengacara Keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak soal mendapat informasi dari Jenderal Intel Polisi angkatan 87.
Eks Kadiv Propam Mabes Polri itu mengatakan informasi yang diterima oleh Kamaruddin itu tidak bisa dibuktikan. Padahal, kata Sambo, Kamaruddin sudah diberikan kesempatan bersaksi dalam persidangan.
Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo
- VIVA / Zendy Pradana
"Gini dia sudah dikasih kesempatan bersaksi, di persidangan. Kalau dia mendapat informasi seperti itu tidak bisa dibuktikan," ujar Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022.
Menurut mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu, pengakuan Kamaruddin soal informan tersebut merupakan hal - hal di luar ranah persidangan. Dia juga mengatakan pernyataan Kamaruddin itu tidak benar.
Kuasa hukum Brigadir J, Komaruddin tiba di lokasi rekonstruksi di Duren Tiga.
- VIVA.co.id/ Andrew Tito
"Sekarang dia menyampaikan hal hal diluar persidangan yang tidak benar menurut saya, begitu ya," kata Sambo.