Jawaban KPK Soal Permohonan Lukas Enembe Jadi Tahanan Kota: Kita Cek Dulu

Juru bicara KPK Ali Fikri
Juru bicara KPK Ali Fikri
Sumber :
  • VIVA/Ilham

VIVA Nasional – Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons permohonan dari Tim Hukum dan Advokasi (THAGP) terkait Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe menjadi tahanan kota. KPK bakal mengecek surat yang dilayangkan ke lembaga antirasuah itu.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan penahanan yang dilakukan pihaknya terhadap Lukas Enembe sudah sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Ali menambahkan bahwa seluruh tersangka dalam rutan KPK mendapat perhatian yang sama, terkhusus segi kesehatan dari lembaga antirasuah itu.

"Kami akan cek lebih dahulu surat dimaksud ya. Namun yang pasti bukan tanpa dasar KPK menahan tersangka di dalam Rutan. Untuk urusan kesehatan, para tahanan KPK sangat kami perhatikan," ujar Ali saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 25 Januari 2023.

Gubernur Papua Lukas Enembe saat ditangkap KPK

Gubernur Papua Lukas Enembe saat ditangkap KPK

Photo :
  • Ist

Ali berharap agar tim penasihat hukum Lukas Enembe fokus pada perkara yang dimaksud, seperti pada pembelaan dari tersangka. Pembelaan itu, kata Ali, juga harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Tak hanya mengingatkan para penasihat hukum, Ali juga mengharapkan Lukas Enembe bersikap kooperatif sehingga seluruh penanganan perkara dapat berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Penasihat Hukum (PH) sebaiknya fokuskan soal pembelaannya, tentu secara proporsional sebagaimana ketentuan mekanisme hukum. Sampaikan kepada klien agar tersangka ini kooperatif sehingga seluruh proses penanganan perkara ini berjalan lancar," ujar Ali.

Halaman Selanjutnya
img_title