Politik Identitas Ancaman Serius di Pemilu 2024, Ini Kata Gus Yahya

Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya)
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA Nasional – Webinar Partisipasi Organisasi Kemasyarakatan dalam Pendidikan Pemilih Cerdas untuk Mewujudkan Pemilu Berkualitas Tahun 2024 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual melalui zoom dan kanal resmi Youtube Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Salah satu narasumber dari webinar tersebut adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau lebih dikenal dengan sapaan Gus yahya, di dalam webinar tersebut Cholil mengakui bahwa meniadakan sentimen politik identitas dan pemilu 2024 bukanlah upaya yang mudah.

Webinar Pemilu Kemendagri

Webinar Pemilu Kemendagri

Photo :
  • Tangkapan Layar

Bukan saja karena sentimen ini dieksploitasi begitu rupa pada Pemilu 2019 lalu, namun menurutnya politik identitas juga telah menjadi semacam bawaan dalam realitas masyarakat politik Indonesia sejak dulu.

“Pertama, tradisi politik masyarakat kita memang pada awalnya dibangun atas dasar kurang lebih politik identitas, dalam hal ini praktik atau model dinamika politik yang berlangsung cukup lama, berapa puluh tahun,” ujar Yahya.

Yahya merasakan rezim Orde Baru yang dianggap berusaha untuk meniadakan politik aliran ini menggunakan pendekatan otoriter pemerintah yang bertindak represif.

Halaman Selanjutnya
img_title