"Tidak Ada Perdamaian," Kata Mahfud MD soal Penganiayaan Anak Petinggi GP Ansor

Menko Polhukam Mahfud MD.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Irfan

VIVA Nasional – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD ikut menyoroti kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio, anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan, terhadap anak dari pengurus GP Ansor yang bernama David.

Polisi Sebut Uang Palsu Rp 22 M Buat Ganti Uang yang Dimusnahkan BI

"Tidak ada perdamaian atau permaafan dalam hukum pidana," ujar Mahfud dikutip dari akun Twitter-nya, @Mohmahfudmd, pada Kamis 23 Februari 2023.

Mahfud juga menyoroti soal ayah dari Mario Dandy yang merupakan pejabat pajak di daerah Jakarta Selatan itu. Menurutnya, ayah Dandy juga harus ikut diperiksa oleh pihak berwenang. Pasalnya, Mario diketahui pamer harta dan bergaya hidup hedonis.

Polisi Perpanjang Masa Pencegahan Firli Bahuri ke Luar Negeri

Menag Yaqut Cholil Qoumas menjenguk anak pengurus GP Ansor Jaksel yang dianiaya

Photo :
  • Twitter @YaqutCQoumas

"Untuk perkara ringan memang ada restorative justice. Penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat ini harus diproses hukum. Secara hukum administrasi pejabat yang punya anak dalam tanggungan hedonis dan berfoya-foya harus diperiksa," kata Mahfud.

BI Cek Uang Palsu Rp22 Miliar dari Pabrik di Jakbar, Begini Hasilnya

Peristiwa penganiayaan itu viral dan diunggah oleh salah satu akun @LenteraBangsaa_. Akun tersebut menarasikan bahwa pelaku Dandy diduga merupakan anak dari salah satu pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan.

Kemudian, akun tersebut pun menjelaskan bahwa penganiayaan berawal dari David yang diajak bertemu oleh Dandy dengan mobil Jeep Rubicon hitam. Setelah itu, David pun diajak terduga pelaku bersama dengan dua temannya ke sebuah gang kosong.

Akibat aksi penganiayaan ini David dikabarkan mengalami luka serius bagian muka sebelah kanan. Kemudian dilarikan ke RS Medika dan sampai saat ini masih mendapatkan perawatan secara intensif.

Mobil Rubicon yang digunakan pelaku penganiayaan anak petinggi GP Ansor

Photo :
  • Ist

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menegaskan latar belakang keluarga Mario Dandy Satrio tidak memengaruhi kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap pria bernama David, anak pengurus GP Ansor.

"Kan sudah ditahan, sudah ditahan. Pokoknya kami luruskan semua, tidak usah khawatir kalau soal itu. Kami pastikan tidak melihat latar belakang," kata dia kepada wartawan, Kamis 23 Februari 2023.

Mantan kepala Polda Jawa Timur ini mengatakan, penyidik cuma bakal mengacu pada materi tindak pidana yang ditemukan dari proses penyelidikan dan penyidikan. Sehingga, karena sudah terpenuhi yang bersangkutan harus ditahan. Kata Fadil, proses hukum akan terus berjalan.

Kepala Bagian Umum Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo, telah meminta maaf atas kejadian viral anaknya yaitu, Mario Dandy Satrio yang melakukan penganiayaan terhadap anak pengurus GP Ansor.

Adapun anak pengurus GP Ansor yang dianiaya oleh Mario itu menjalani perawatan di ICU hingga mengalami koma. Akibat dari aksi Mario itu, kini dia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

"Saya Rafael Alun Trisambodo orang tua dari Mario Dendy dengan ini menyampaikan permintaan Maaf kepada Mas David dan keluarga besar Bapak Jonatan, keluarga besar PBNU, dan keluarga besar GP Ansor. Dikarenakan perbuatan putra saya telah menyebabkan luka serius dan trauma yang mendalam," kata Rafael lewat video keterangan Kamis, 23 Februari 2023.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya