Juru Sita PN Jakbar Kena OTT, Diduga Terima Suap

Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Barat
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Nasional – Seorang Juru Sita di Pengadilan Negeri Jakarta Barat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung. Pelaku yang notabene Aparat Sipil Negara (ASN) itu diduga terlibat suap kepengurusan perkara. 

img_title Respons Menohok Mahfud MD soal Suket Gibran Dibatalkan MA, Minta Diproses Pidana: KPU dan Dikdasmen Harus Diperiksa

Dia ditangkap pada Rabu, 17 Mei 2023 di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Slipi Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penangkapan, Bawas MA mengamankan sejumlah uang yang diduga berasal dari pemberi suap. Uang diduga untuk memperlancar proses eksekusi perdata.

img_title Buntut Putusan MA soal Suket Gibran, PDIP Lontarkan Komentar Menohok

"Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh mystery shopper Badan Pengawas Mahkamah Agung berkaitan dengan perkara perdata eksekusi," kata Kepala Bawas Sugiyanto kepada wartawan, Selasa, 30 Mei 2023. 

img_title MDP Watch, MGBKI dan PDUI Sambut Baik Putusan MA Gugurkan Puluhan Pasal Aturan Kesehatan

Dari hasil pengembangan, Bawas MA baru menetapkan satu orang tersangka yakni si Juru Sita tersebut. 

"Bahwa setelah dilakukan penangkapan oknum tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan di bawas dengan memanggil juga pihak terkait untuk memastikan apakah pihak terkait tersebut terlibat," kata Sugiyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan, ASN tersebut dinyatakan melanggar kode etik yang termaktub dalam Pasal 3 Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung (SKKMA) tentang kode etik juru sita.

"Pelaku diberhentikan tidak hormat sebagai ASN. Atasan langsungnya juga ternyata terlibat juga, maka kepada yang bersangkutan juga dibebaskan dari jabatannya," imbuhnya.

Kolase Foto Denny Indrayana dan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Buntut Suket Ijazah Gibran Dibatalkan MA, Denny Indrayana: Hanya Ada Satu Pilihan!

MA membatalkan Suket penyetaraan pendidikan SMA Gibran Rakabuming Raka. Denny Indrayana menilai putusan tersebut menegaskan bahwa Wapres tidak memenuhi syarat pendidikan.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut