Respons Mayor Teddy Diminta Buka Gembok Instagram
- Instagram @syrfxvii
VIVA – Ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Mayor Teddy Indra Wijaya jadi pusat perhatian netizen se Indonesia. Sosok tampon dan gaga bikin netizen khususnya kaum hawa mencari-cari akun media sosialnya untuk mengetahui aktivitas anggota TNI tersebut. Namun, upaya netizen gaga lantaran akun Instagram resmi Mayor Teddy digembok atau di privat.
Curhat netizen soal akun Mayor Teddy digembok pun sampai ke asisten Ajudan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah. Dia menjadi incaran curhat netizen lantaran pernah memposting aktivitas bersama dengan Mayor Teddy.
Mayor Teddy dan Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah
- Instagram @syrfxvii
Dalam sebuah pertemuan di Istana, Kompol Syarif menyampaikan uneg-uneg netizen ke Mayor Teddy soal akun IG digembok tersebut, begini responsnya:
“Ooo gitu yaa… yaa… yaa,” jawab Mayor Teddy singkat, seperti dikutip VIVA dari Instagram @syrfxvii, Minggu 28 Januari 2024.
Kompol Syarif bahkan mengunggah obrolan dengan Mayor Teddy tersebut agar pesan netizen sudah tersampaikan.
Syarif : “Bang… abis saya update story foto sama Abang kemarin, IG saya di DM org2, katanya saya disuruh nyampaikan supaya Abang tuh kunci gembok IG nya DIBUKAA.”
Teddy : “Ooo gitu yaa… yaa… yaa.”
“Uda tersampaikan yaa, Gais… perkara akun IG nya dibuka atau ngga bukan kewenangan saya silahkan di intip langsung IG beliau @tedsky89 Happy weekend everyone.”
Mayor Teddy dan Kompol Syarif Ajudan Jokowi
- Instagram @syrfxvii
Seperti diketahui, Mayor Teddy Indra Wijaya merupakan salah satu dari banyak prajurit terbaik korps baret merah Kopassus. Sebelum menjadi ajudan Prabowo Subianto di Menteri Pertahanan (Menhan), Teddy Indra Wijaya adalah asisten ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2014-2019.
Ketika itu, Teddy masih berpangkat letnan satu dan tak lama kemudian berpangkat Kapten. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2011 ini kemudian diberangkatkan ke Amerika Serikat, bahkan berhasil memenuhi kualifikasi pasukan elite Angkatan Darat di Amerika Serikat.
Kualifikasi tersebut hanya diperuntukkan bagi perwira paling fit secara fisik dan mental karena sangat ketat hingga persentase kelulusan para pesertanya pun hanya 20 persen. Bukan hanya itu, ia juga menjadi salah satu perwira unggulan yang dimiliki oleh satuan elite Kopassus.