Update Dampak Gempa Garut: 131 Rumah Rusak di 50 Desa

Bangunan rumah rusak terdampak gempa Garut, Jawa Barat
Sumber :
  • Ist

Garut – Jumlah rumah terdampak gempa bumi 6,2 Sekala Richter yang terjadi Sabtu 27 April 2024 malam lalu terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat merilis hari ini Senin (29/4/2024) jumlah rumah rusak mencapai 131 unit. 

img_title HP dengan Memori 64 GB Masih Bisa Update Sistem? Kenali Faktor Ini Menentukan Berhasil atau Tidaknya

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengatakan bahwa rumah terdampak gempa bumi tersebar di 24 kecamatan atau di 50 Desa. Sementara untuk korban luka-luka akibat tertimpa genting atau terjatuh ketika menyelamatkan diri saat gempa bumi berlangsung, sebanyak enam orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Daerah Garut, Nurdin Yana

Photo :
  • VIVA.co.id/Diki Hidayat (Garut)

img_title Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah Lewat Kemudahan Regulasi bagi MBR

"Memang datanya masih terus berubah, terkini 31 rumah rusak dan enam korban luka," ujarnya, Senin 29 April 2024. 

Kerusakan bangunan terdampak gempa bumi mulai dari atap rumah dan dinding jebol hingga retak-retak. Selain faktor goncangan gempa yang cukup kuat juga faktor kualitas bangunan yang buruk. 

img_title Tren Kombinasi Cat Gloss dan Doff pada Desain Rumah Modern, Bikin Tampilan Lebih Hidup dan Elegan

"Jadi memang ada dua faktor kerusakan rumah, selain goncangan juga kualitas bangunan yang kurang bagus," ungkap Nurdin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Nurdin, sejauh ini pendataan rumah terdampak gempa masih berlangsung. Rumah rusak terbanyak berada di Kecamatan Singajaya sebanyak 27 unit ditambah enam infrastruktur lainnya dan satu korban luka-luka. 

" Mudah-mudahan hari ini pendataan kerusakan rumah terdampak gempa selesai," pungkasnya.

Ilustrasi gempa bumi

Gempa M 7,0 Landa Pulau Ogasawara Jepang

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 terjadi di sekitar Kepulauan Ogasawara, sekitar 1.000 kilometer di selatan Tokyo, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Minggu

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut