Reaksi Hakim Konstitusi Dengar Bunyi Handphone saat Sidang Sengketa Pileg di MK

Sidang sengketa Pemilu 2024 di MK
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Hakim Konstitusi Arief Hidayat, menegur peserta sidang gara-gara ada handphone yang berbunyi saat sidang sengketa Pileg 2024 berlangsung di Mahkamah Konstitusi, MK. Arief menyebut, tidak boleh ada handphone yang berbunyi selama persidangan berlangsung, meskipun mahal harganya.

img_title Pengunjung Perempuan Beri Sabu ke Tahanan Lewat Salaman usai Sidang di PN Semarang

Awalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diwakili Bambang Handoko, hendak menjawab gugatan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB selaku pemohon mempermasalahkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 di tiga daerah pemilihan (dapil), antara lain, Lahat V, Dapil Kota Palembang VI, dan Dapil Sumatera Selatan IX. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bambang menjelaskan, tidak ada bukti mengenai perubahan angka di Dapil Lahat V. Selain itu, saksi PKB juga sudah menandatangani formulir C hasil di dapil tersebut. 

img_title Poin-poin Penting Pidato Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR, dari 121 Kebijakan Transformatif hingga Program MBG

"Untuk selanjutnya, B. Kota Palembang dapil VI," kata Bambang.

Saat dia ingin melanjutkan jawaban terkait Dapil Kota Palembang VI, handphone seseorang berbunyi. Hakim Arief pun langsung memberikan teguran.

img_title Prabowo Bakal Beri Kejutan di Pidato Sidang Tahunan MPR Hari Ini

"Ya itu handphonenya dimatikan ya," kata Hakim Arief.

Arief menegaskan, tidak boleh ada handphone yang berdering selama proses persidangan berlangsung. Walau mahal harganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau handphone mahal, bunyi juga enggak boleh, apalagi yang itu. Semakin enggak boleh, ya sambil bergurau ya jangan serius," tutur dia. 

Ilustrasi logo Mahkamah Konstitusi.

434 Rekomendasi Tuntas dan Tak Ada Kerugian Negara, MK Bersiap Hadapi Pemeriksaan Soal Perkara Sengketa Pemilu

Mahkamah Konstitusi (MK) menuntaskan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK hingga semester I 2026. Capaian ini jadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola lembaga.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut