Reaksi Dingin Pak Bas Tanggapi Protes Buruh soal Potongan Tapera

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengikuti RDP di Komisi V DPR RI
Sumber :
  • Dok Kementerian PUPR

VIVA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono enggan berspekulasi menangapi aksi buruh yang menolak program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). 

img_title Demo Prancis Berlanjut! KBRI Paris Imbau WNI Waspada, Hindari Titik Ini

Kebijakan Tapera sendiri mewajibkan para pekerja untuk membayar iuran dari potongan gajinya, jumlahnya 3 persen dari total seluruh gaji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Basuki menilai demo wajar saja dilakukan di mana-mana dan tidak ada larangan. Namun, soal kebijakan Tapera yang diprotes, Basuki sama sekali tak mau menjawab apapun.

img_title 19 Orang yang Sempat Diamankan Bawa Sajam hingga Petasan saat Demo Jakarta Akhirnya Dipulangkan

"Kan demo di mana-mana ya demo ya, saya enggak bisa jawab," kata Basuki di Kompleks Kemensetneg, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024.

img_title Viral Teh Kemasan Berbusa saat Demo Jakarta, Polisi Bantah Beri Minuman dan Buru Sosok Pemberinya

Selama ini Basuki lebih sering irit bicara setiap ditanyakan soal kebijakan Tapera dan pergolakan penolakan di tengah masyarakat. Padahal diketahui, Basuki memiliki jabatan di Badan Pengelola (BP) Tapera, sebagai Menteri PUPR dia merupakan Ketua Komite Tapera.

Sebelumnya, Basuki sempat ditanya soal banyaknya penolakan soal kebijakan Tapera, bahkan sampai ada yang mau menggugat kebijakan tersebut. Dirinya pun mengakui memang selama ini banyak suara sumbang soal penolakan Tapera di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soal permintaan peninjauan ulang hingga gugatan ke MK dia juga tak mau berkomentar banyak. Ia hanga mengatakan agar semua pihak mengikuti saja prosesnya.

"Banyak sekali memang (yang menolak dan meminta kebijakan ditinjau ulang). Ya nanti kita ikuti saja prosesnya," kata Basuki beberapa waktu lalu.

Bendera Jerman terlihat di depan Gedung Reichstag di Berlin.

Ribuan Gen Z di Jerman Demo Gara-gara Rencana Wajib Militer, Kerusuhan Pecah di 3 Kota hingga 200 Orang Ditangkap Polisi

Ribuan Gen Z di Jerman demo menolak rencana wajib militer. Kerusuhan pecah di Hamburg, Frankfurt, dan Berlin hingga lebih dari 200 orang ditangkap polisi.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut