Mabes Polri Lakukan Ini soal Dugaan Data INAFIS Diretas

Mobil di Inafis Polrestabes Medan
Sumber :
  • B.S.Putra/VIVA

Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho mengatakan, Mabes Polri melakukan pengecekan dan mitigasi terakit informasi ada data Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polri yang diduga bocor hingga diperjualbelikan di dark web.

img_title Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Bukan Perbanyak Tilang, tapi Buat Masyarakat Patuh Berlalu Lintas

"Nanti kita mitigasi, kita cek kembali," ujarnya, Kamis, 27 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Sandi, upaya itu merupakan bentuk antisipasi agar kebocoran data serupa tak kembali terjadi di tengah isu peretasan yang marak terjadi di Tanah Air dewasa ini. Dia menegaskan kalau Korps Bhayangkara dan instansi terkaot bakal menyelesaikan masalah ini.

img_title Kemensos Gandeng Polri Tangani Bencana hingga Sekolah Rakyat, Ini Fokusnya

Mobil Inafis di Lapas Cebongan, Sleman

Photo :
  • VIVAnews/Daru Waskita

"Yang pasti bahwa Polri akan bekerja sama dengan stakeholder lainnya untuk bisa menuntaskan permasalahan ini," katanya.

img_title Kakorlantas Ungkap Keberhasilan Operasi Patuh 2026: Masyarakat Lebih Tertib Berlalu Lintas

Sebelumnya diberitakan, di media sosial X, akun @FalconFeeds.io, secara rutin memantau aktivitas siber, termasuk dari dark web.

Mereka mengumumkan bahwa ada dugaan peretas bernama MoonzHaxor dari BreachForum yang telah meretas data Indonesia Automatic Finger Identification System (INAFIS). @FalconFeeds.io juga menjadi akun yang pertama kali memberitakan informasi tentang dugaan kebocoran data tersebut.

Seorang hacker/peretas mencoba membongkar keamanan siber.

Photo :
  • ANTARA/Shutterstock/am.

Dalam postingannya, disebutkan bahwa data INAFIS diduga dijual oleh hacker atau peretas pada Sabtu, 22 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data yang diretas termasuk gambar sidik jari, alamat email, dan aplikasi SpringBoot dengan beberapa konfigurasi. MoonzHaxor menjual data INAFIS seharga US$1.000  atau Rp16,3 juta.

Kapolri Suyudi Ario Seto.

Kapolri Suyudi Beberkan Langkah Polri Dukung Asta Cita, Penegakan Hukum Berkeadilan hingga Pelayanan Humanis

Kapolri menegaskan prioritas Polri pada penegakan hukum berkeadilan, pelayanan humanis, pemberantasan kejahatan, dan reformasi internal demi menjaga kepercayaan publik.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut