Partai Buruh Peringatkan KPU
- VIVA.co.id/Andrew Tito
Said Iqbal juga memperingatkan bahwa KPU jangan sampai meremehkan kekuatan rakyat.
"Kami ingatkan KPU, jangan coba-coba untuk menantang nyali rakyat. Ketika rakyat bangkit, Anda akan sadar bahwa Anda tidak ada apa-apanya. Partai politik yang ada di Senayan pun tidak akan berarti apa-apa. Partai Buruh bersama rakyat akan berdiri tegak untuk menegakkan konstitusi dan melawan siapa pun yang berusaha membajak demokrasi," jelasnya.
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal bersama Komika, Arie Kriting, Mamat Cs
- Dok Partai Buruh
Ia menambahkan bahwa Partai Buruh akan terus mengawal jalannya Pilkada 2024 agar sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Partai Buruh berencana untuk terus menggelar aksi unjuk rasa hingga proses pendaftaran calon kepala daerah pada 27 Agustus mendatang.
"Partai Buruh akan terus mengawal hingga tanggal 27 Agustus dengan menggelar aksi yang intensitasnya akan terus meningkat, dengan jumlah peserta yang semakin banyak. Aksi ini akan melibatkan struktur partai, serikat-serikat buruh, dan tentu saja elemen masyarakat, terutama rekan-rekan mahasiswa di 38 provinsi dan 393 kabupaten/kota," tegasnya.
Said Iqbal juga mengancam bahwa pihaknya siap untuk menginap di kantor KPU RI dan kantor KPUD di seluruh Indonesia jika ada indikasi permainan dalam pelaksanaan pilkada.
Ia menekankan bahwa KPU harus tetap berada di jalur yang benar dalam mengawal pelaksanaan pilkada.
"Jika KPU pusat bermain-main dengan PKPU yang baru, misalnya dengan mengulur-ulur waktu sehingga PKPU yang baru tidak berlaku, karena masa pendaftaran sudah ditutup, maka kami akan mengepung, bahkan menginap di kantor KPUD di seluruh Indonesia, baik di kabupaten, kota, provinsi, maupun di KPU pusat," pungkasnya.