Rena-Teddy Dapat No 4: Kenalkan Program Bogor Ready Cerdas

Pasangan Calon Walikota Bogor Nomor 4 Rena-Teddy. VIVA/Muhammad AR
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhammad AR (Bogor)

Bogor, VIVA –  Calon Wali Kota Bogor Rena Da Frina dan calon wakilnya, Achmad Teddy Risandy, meraih nomor urut 4 dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Bogor setelah pengundian. Rena, yang menjadi perempuan pertama mencalonkan diri di kota ini, diusung oleh PDI Perjuangan.

img_title Kesaksian Orang Tua Siswa soal Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel: Terjadi saat Libur Pilkada Jakarta Hujan Deras

Dalam wawancara, Rena mengungkapkan pentingnya restu orang tua. "Ibu adalah segalanya bagi saya. Dengan restu ibu, saya yakin langkah saya menuju Bogor satu akan lebih mantap," ujarnya, Selasa (24/9/2024) beberapa waktu lalu..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rena melihat nomor 4 sebagai keberuntungan, bertepatan dengan usianya yang ke 44 tahun. "Mudah-mudahan ini membawa hoki untuk kita semua. Insya Allah, saya dan Kang Teddy siap untuk Kota Bogor," jelasnya.

img_title Legislator PDIP: Politik Uang Bisa Selesai dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tidak Langsung

Bakal Calon Walikota Bogor Rena Da Frina Sambangi Kantor VIVA.co.id

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Strategi kampanye Rena melibatkan turun langsung ke masyarakat. Ia menargetkan untuk mengunjungi 10 titik setiap hari dan berinteraksi dengan warga di 68 kelurahan. "Tidak kenal, tidak sayang. Jika tidak sayang, tidak dicoblos," tegasnya.

img_title Puan Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung, DPR Segera Tindak Lanjuti

Rena membawa program unggulan "Bogor Ready Cerdas," yang mencakup beasiswa untuk 400 calon sarjana, 40 magister, dan 40 doktor. Selain itu, dia berencana meningkatkan tunjangan guru hingga Rp1 juta dan memberikan insentif Rp400 ribu untuk guru agama non-formal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program lainnya, "Bogor Ready Melayani," akan menciptakan inovasi pelayanan respons cepat dan penyediaan infrastruktur berkualitas. 


Ilustrasi Pilkada

DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengusulkan pilkada dilakukan hanya untuk memilih kepala daerah, sementara wakilnya ditetapkan berdasarkan pilihan kepala daerah.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut