Polisi Diduga Tembak Pelajar hingga Tewas di Semarang

Ilustrasi penembakan
Sumber :
  • Istimewa

Semarang, VIVA – Aparat kepolisian dikabarkan menembak seorang pelajar SMKN 4 Kota Semarang hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Dari informasi yang diperoleh, korban pelajar SMKN 4 Semarang berinisial GRO (17) ini meninggal dunia pada Minggu 25 November 2024.

img_title RUU Perampasan Aset Bisa Rampas Harta Pelaku Investasi Bodong untuk Pemulihan Korban

“Betul sih (ada luka tembak). (dapat info meninggal) jam 12.30 WIB saya ditelfon waktu mau pengajian dari budhenya yang telfon,” ujar Umi, kerabat korban saat dihubungi wartawan, Senin 25 November 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi garis polisi

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

img_title Tabrak 4 Mobil hingga Lindas Ojol di Blok M, Sopir BYD Akui Melamun dan Ngantuk

Hanya saja dirinya masih mengaku bingung soal kabar tersebut. Ia juga sudah mendapat kabar terkait keluarga korban juga sudah didatangi anggota kepolisian dari Polrestabes Semarang. 

Sementara itu, Staff Kesiswaan SMKN 4 Semarang, Nanang Agus mengaku tak percaya dengan kabar bahwa sebelum kejadian, korban terlibat tawuran. Ia memastikan jika korban merupakan salah satu siswa berprestasi yang dimiliki sekolah. 

img_title Instruksi Cak Imin ke Kader PKB Terkait Karhutla

“Iya memang anggota paskibra. Tiga siswa, satu MD, dua selamat. Masih di rumah sakit belum bisa dikunjungi mentalnya belum siap. Kami belum bisa menemui dua anak selamat. Pihak keluarga belum mengizinkan siapapun," kata Nanang.

Ilustrasi tembakan

Photo :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Disisi lain, Dirkrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengatakan telah menerima informasi kejadian itu. “Betul, untuk kejadiannya ke Polrestabes, trims,” tandasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan: Didiet Cordiaz/rvOne Semarang

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Rahul

Bukan Cuma Miskinkan Koruptor, RUU Perampasan Aset Diminta Prioritaskan Pemulihan Kerugian Korban Kejahatan Keuangan

Pembahasan RUU Perampasan Aset didorong tak fokus penyitaan kekayaan pelaku kejahatan, tapi memastikan masyarakat yang jadi korban mendapatkan kembali uang mereka.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut