DPD Soroti Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah
- Istimewa
Adapun, sasaran program tersebut dilakukan secara bertahap yang mana fokusnya pada anak sekolah dan kelompok rentan lainnya. Rencananya, tahun 2025 itu pelaksanaannya ditargetkan mencapai 40%. Tahun 2026, menjadi 80% dan tahun 2029 digenapkan targetnya menjadi 100%.
“Jadi, karena program makan bergizi ini program yang sangat luar biasa menyasar sekitar 19,47 juta orang. Pemerintah telah lokasi anggaran sebesar Rp71 triliun pada APBN 2025, dengan rinciannya Rp63,356 triliun untuk pemenuhan gizi nasional dan Rp7,433 triliun untuk program dukungan manajemen,” katanya lagi.
Maka dari itu, Filep mengingatkan bahwa program ini murni gratis sehingga penerima manfaat tidak dibebankan kewajiban apapun. Sehingga, kata dia, harus dipersiapkan secara matang program ini termasuk pengawasannya.
“Oleh karena itu, kami masing-masing anggota Komite III DPD RI pada reses masa sidang II ini terjun ke lapangan ke daerah masing-masih, untuk lakukan pengawasan atas persiapan dan uji cobanya agar program ini tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan,” ucapnya.
Rencananya, lanjut dia, pihaknya akan melakukan Rapat Kerja dengan Badan Gizi Nasional, Kementerian Sosial RI dan beberapa pemangku kepentingan lain usai reses pada Januari 2025 mendatang, sebagai tindak lanjut dari pengawasan yang dilakukan oleh anggota Komite III DPD RI terhadap program makan bergizi.