Dewas Beberkan Penyebab BPJS Kesehatan Berpotensi Defisit

Rapat Komisi IX dengan Menteri Kesehatan hingga BPJS Kesehatan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Edwin Firdaus

Jakarta, VIVA – Ketua Dewas BPJS Kesehatan Abdul Kadir menyebutkan sejumlah faktor yang dapat menyebabkan BPJS kesehatan mengalami defisit. Pertama, lanjutnya, ada peningkatan beban jaminan kesehatan pascaCOVID-19.

img_title Mengenal Klinik Kopdes Merah Putih, Bukan Puskesmas tapi Bisa Layani Peserta BPJS

"Kita semua memahami bahwa pascaCOVID-19 itu terjadi rebound effect di mana utilisasi rumah sakit, utilisasi klinik semakin meningkat. Tentunya juga disebabkan ada perubahan pola tarif JKN sebagaimana Permenkes Nomor 3 tahun 2023," kata Abdul Kadir saat rapat bersama Komisi IX DPR dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN

Photo :
  • BPJS Kesehatan

img_title Ada Menkes Budi Gunadi Sadikin, Ini Daftar 7 Calon Dirjen WHO

Penyebab kedua, lanjut Abdul Kadir, adalah tingkat keaktifan peserta BPJS yang masih rendah. Merujuk data pada 31 Desember 2024, tercatat ada 55 juta peserta yang tidak aktif kepesertaan BPJS-nya.

"Masih banyak anggota kita, peserta BPJS Kesehatan yg non-aktif yang berdampak pada pengumpulan iuran sehingga nantinya juga mempunyai defisit," kata dia.

img_title Kejagung: Keberhasilan JKN Bukan Ditentukan Sanksi, Tapi Kepatuhan Berlanjut dan Perlindungan Nyata Pekerja

Penyebab ketiga adalah penanganan fraud belum optimal. "Maka ini kemudian ini berpengaruh terhadap potensi defisit BPJS Kesehatan," kata Kadir.

Disebut Perlu Kenaikan Iuran

Ditambahkannya, kenaikan iuran peserta JKN diperlukan mengingat BPJS Kesehatan menghadapi ancaman defisit akibat ketidakseimbangan antara pembayaran klaim manfaat dan penerimaan iuran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Defisit yang tercatat sepanjang Januari hingga Oktober 2024 hingga mencapai Rp 12,83 triliun, sehingga opsi untuk menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan diambil demi keberlangsungan program tersebut.

BPJS Kesehatan.

Catat! Ini 21 Penyakit dan Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan memiliki 21 kategori penyakit serta layanan medis yang dikecualikan dari jaminan. Simak daftar lengkapnya berikut ini berdasarkan Perpres 82/2018.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut