Terdakwa Korupsi di Banjarmasin Divonis Bebas oleh Hakim

ilustrasi hakim memutus perkara
Sumber :
  • vstory

Kalimantan Selatan, VIVA - Terdakwa kasus korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

img_title Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Peras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tak Jadi Tersangka

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti bersalah dan membebaskannya dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa,” kata Ketua Majelis Hakim, Indra Mainantha pada Rabu, 19 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi kursi majelis hakim

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

img_title Kalimantan Selatan Dikepung Karhutla Sejak Januari 2026, Luasnya Capai 20.206 Hektare!

Terdakwa Hasbianor merupakan Plt. Kabid Bina Marga Dinas PUPR HST, dan terdakwa Diansyah pihak swasta selaku pemilik CV Abimanyu, yang mengerjakan peningkatan kapasitas jalan di Desa Layuh dan Desa Alat pada tahun anggaran 2021 oleh hakim agar dipulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, dan martabatnya.

Selain memvonis bebas, hakim juga memerintahkan kepada Pemerintah Kabupaten HST cq Dinas PUPR untuk menganggarkan, kemudian membayarkan segera kepada CV Abimanyu sebesar Rp58.232.533,02.

img_title Karhutla di Kalimantan Selatan Capai 12.339 Hektare, Kebakaran Terbanyak di Banjarbaru

Kedua terdakwa mengaku menerima putusan hakim, sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir selama 7 hari setelah putusan untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pimpinan.

Sebelumnya, JPU Hendrik Fayel menuntut terdakwa Hasbianor dengan hukuman pidana selama 2 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan. Kemudian, terdakwa terdakwa Diansyah dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, serta denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kontraktor ini juga dituntut bayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp173 juta.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum menyatakan perbuatan kedua terdakwa terbukti sebagaimana dakwaan subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHP.(Ant)

Api karhutla menyala dan menghanguskan lahan di kawasan jalan lintas utama di kawasan Jalan H. M. Yunus, Kalsel.

Polda Kalsel Tetapkan 4 Tersangka dari Kalangan Korporasi Terkait Karhutla

Polda Kalimantan Selatan menetapkan empat tersangka dari kalangan korporasi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area konsesi perusahaan.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut