Prabowo: Banyak Negara di Dunia Ingin Belajar Program Makan Bergizi Gratis

Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Maret 2025 (sumber: Tim Media Prabowo)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA - Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru berjalan beberapa bulan telah menarik perhatian dunia. 

img_title Presiden Prabowo Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Bidik Kebocoran Negara akibat Penyelundupan

Klaim Prabowo, sejumlah pemimpin negara mengaku tertarik untuk mempelajari skema program MBG tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato sambutan saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 21 Maret 2025.

img_title Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Jangan Kita Minder Lagi

“Saya terima surat-surat dari pimpinan-pimpinan dunia, banyak kunjungan dari mereka yang ingin belajar MBG, padahal kita baru mulai. Karena kita paling serius dalam usaha ini dan berani meluncurkan Danantara,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Dok. Istimewa, Momen Presiden Prabowo Inspeksi Mendadak Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur

Photo :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

img_title Bahlil Lapor ke Prabowo, PNBP Energi Tembus Rp127,74 Triliun hingga Oktober 2026

Prabowo menyebut pencapaian program MBG dalam tiga bulan terakhir sangat luar biasa, dengan cakupan sudah mencapai tiga juta penerima manfaat. Namun, ia menyadari bahwa distribusi program ini masih belum sepenuhnya merata.

“Saya tidak mengerti, BGN (Badan Gizi Nasional) sudah bekerja, ini yang sudah paling cepat. Dalam tiga bulan mencapai tiga juta. Hanya masalahnya saya datang ke suatu desa, orang tuanya yang nanya, 'Pak, kami di sini belum terima MBG.’ Ini yang mengusik hati saya,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo pun meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk terus berinovasi dan mencari solusi agar distribusi MBG bisa lebih merata.

“Saya minta Kepala BGN berpikir inovatif, kreatif, apa pakai sistem hibrida, karena kasihan rakyat kita sangat membutuhkan,” tutur dia.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta,

Presiden Prabowo Akui Banyak Kekurangan Program MBG, 353 Orang Dipecat dan Minta Pelanggar Dibersihkan

Presiden Prabowo mengakui ada banyak kekurangan dalam program MBG dan meminta pelanggar ditindak tegas. Sebanyak 353 orang disebut telah diberhentikan.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut