Dudung: Gak Ada Istilah TNI Takut sama Ormas

Presiden RI Prabowo Subianto lantik Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus.
Sumber :
  • YouTube Setpres

Jakarta, VIVA – Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan tidak ada istilah TNI takut dengan ormas. Sebab, TNI merupakan bagian dari masyarakat.

img_title Tumpas OPM, 136 Prajurit TNI di Papua Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Hal itu ditegaskan Dudung merespons kisruh yang muncul antara ormas dengan purnawirawan TNI hingga saling beradu argumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ah enggak ada itu, enggak ada istilah TNI takut sama ormas. Tidak ada istilah itu," kata Dudung kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Mei 2025.

img_title KPK Sita Rp5,47 Miliar dalam Kasus Korupsi BNPB, Kini Dugaan Keterlibatan 2 Prajurit TNI Disorot

"Siapapun, sampai masyarakat, apapun istilahnya, tidak ada memandang bulu. Istilahnya ini kelompok, ini kelompok ini, semuanya, TNI itu kan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," sambungnya.

img_title Diolok-olok Negara Lain soal Karhutla, Prabowo akan Buka Data Perusahaan Asing: Cabut Izinnya!

Persoalan ormas, kata Dudung juga sempat disinggung Presiden RI Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Senin petang, 5 Mei 2025.

Prabowo dalam sidang meminta agar para ormas tertib. Ormas diminta untuk tidak mengganggu masyarakat bahkan melakukan tindakan kejahatan, salah satunya memalak.

"Ormas yang tertib, yang kemudian tidak mengganggu, apalagi memalak dan sebagainya. Presiden sudah menekankan seperti itu," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ormas, kata Dudung sejatinya harus bersinergi dengan pemerintah. Ormas bisa memberikan masukan dan mendorong jalannya pemerintahan agar lebih baik.

"Jadi kalau misalnya ada ormas, silakan bersinergi dengan pemerintah," imbuhnya.

Kolase Foto Ketum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules dan Menteri PKP Maruarar Sirait

Soal Polemik Hercules dengan Maruarar, DPR Minta Nusron Mediasi: Kami Hanya Mengawasi

Soal polemik Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marsha dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut