Mendikdasmen Beri Kabar Terbaru Penerapan Kurikulum Coding dan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti
Sumber :
  • ANTARA/Rolandus Nampu

Denpasar, VIVA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan kurikulum coding dan Artificial Inteligence (AI) akan segera direalisasikan hanya menunggu dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen).

img_title Bikin Geger! 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Turun Tangan

Saat ditemui usai kegiatan Denpasar Education Festival di Denpasar, Bali, Kamis, Mu'ti mengatakan peraturan tentang kurikulum coding dan kecerdasan buatan masih dalam tahap harmonisasi oleh Kementerian Hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Coding dan Artificial Inteligence sudah selesai, capaian pembelajaran juga sudah selesai, uji publiknya juga sudah selesai, sekarang tinggal menunggu terbitnya peraturan Menteri setelah ada harmonisasi dari Kementerian Hukum," katanya.

img_title Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel untuk Lawan Karhutla

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti

Photo :
  • Kemendikdasmen

Sekjen PP Muhammadiyah itu menyatakan setelah melalui proses harmonisasi dari Kementerian Hukum, pembelajaran tentang coding dan AI akan segera diterapkan pada tahun ajaran baru 2025/2026.

img_title Tiga Titik Karhutla Muncul Bersamaan di Muara Enim, 5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Pembelajaran tersebut akan menjadi mata pelajaran pilihan, mulai kelas 5 SD hingga jenjang SMA.

"Kami sampaikan bahwa program coding menjadi mata pelajaran pilihan mulai dari kelas 4 atau 5 SD, di peraturan kami mulai kelas 5 sampai dengan tingkat SLTPA," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan meski bersifat opsional, mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan adalah upaya membekali anak-anak dengan keterampilan yang relevan pada masa kini dan masa depan.

Menurutnya, inisiatif tersebut adalah bagian dari digitalisasi pendidikan yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yang dapat mengembangkan sejumlah kemampuan siswa, seperti kreativitas dan kolaborasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan mempelajari coding dan AI tak sekedar untuk menamatkan pendidikan di jenjang tertentu, tetapi agar kemampuan-kemampuan non-akademik mereka juga dapat dikembangkan, sehingga dapat membantu di dunia kerja nantinya. (Ant)

Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) melakukan upaya evakuasi korban KM Virgo Transport 8

Detik-detik ROV Disiapkan Susuri Bangkai KM Virgo Transport 8, Cari 125 Penumpang Belum Ditemukan

Upaya menemukan korban yang masih berada di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 terus dilakukan. Basarnas kini menyiapkan ROV untuk melihat kondisi bagian dalam kapal.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut