Pengelola Tambang Gunung Kuda Cirebon Sempat Ditegur ESDM Sebelum Longsor, tapi Dicuekin

Longsor di Gunung Kuda Cirebon.
Sumber :
  • Antara FOTO

Cirebon, VIVA - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono mengatakan insiden longsor di kawasan tambang Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, diduga disebabkan oleh kesalahan metode penambangan.

img_title Uji Coba di Kendaraan Bermotor Tembus 50 Ribu Km, ESDM: Bahan untuk B50 Terbukti Bagus!

Menurut dia, metode penambangan di Gunung Kuda seharusnya dilakukan dari atas secara terasering, bukan dari bawah seperti yang diterapkan selama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jenis batuan seperti ini seharusnya ditambang dari atas ke bawah, bukan sebaliknya. Ini sudah dijelaskan berkali-kali oleh inspektur tambang,” kata Bambang pada Jumat, 30 Mei 2025.

img_title Uji Tambang B50 Capai 1.000 Jam Tanpa Kendala, ESDM: Lewati Batas Uji yang Diperlukan!

Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirto Yuliono.

Photo :
  • Antara FOTO

Kata dia, pihaknya sudah memberikan peringatan keras kepada pengelola tambang sebelum terjadi insiden yang menelan korban jiwa. Namun, lanjut Bambang, teguran tersebut tidak diindahkan oleh pengelola tambang.

img_title ESDM Komitmen Perkuat Jangkauan Listrik: Kita Bangun Akses yang Lebih Baik

“Ini adalah kesalahan dalam metode penambangan. Kami dari dinas sudah memperingatkan berkali-kali, bahkan dengan nada yang cukup keras,” ujarnya.

Menurut dia, pendekatan penambangan yang tidak sesuai teknis telah meningkatkan risiko bencana seperti longsor. Selain itu, pihak kepolisian juga sudah mengambil langkah pencegahan sebelum longsor terjadi.

Akan tetapi, Bambang kembali menyampaikan bahwa pengelola tambang tetap mengabaikan peringatan tersebut dan tetap menjalankan operasi penambangan dengan metode yang salah.

“Sudah diingatkan berkali-kali, tapi tetap saja bandel. Lagi-lagi kejadian seperti ini terulang,” tegas Bambang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, Bambang menegaskan Dinas ESDM Jawa Barat telah menghentikan sementara aktivitas tambang di Gunung Kuda sejak Jumat sore, 30 Mei 2025. Selain itu, Gubernur Jawa Barat juga akan mengeluarkan keputusan penutupan permanen.

“Perizinan akan kami cabut. Ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi karena membahayakan keselamatan,” pungkasnya.(Ant)

Ilustrasi penerapan B50

Mandatori B50 Setop Impor Solar, ESDM: Negara Hemat Devisa hingga Rp 170 Triliun

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi menyatakan, dengan tidak adanya impor solar usai mandatori B50, negara dapat menghemat devisa hingga Rp 170 triliun.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut