Warga Blitar Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan Bertato Doraemon

Polisi mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia di Blitar
Sumber :
  • ANTARA/ HO-Polres Blitar

Blitar, VIVA – Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur mengusut temuan mayat perempuan bertato di bagian lengan tangannya di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

img_title 10 Inovasi Perempuan Indonesia Bersiap Menarik Investor Global, Ini Sektor yang Digarap

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Pol. Putut Siswahyudi mengemukakan temuan mayat itu awalnya diketahui warga bernama Sutiyah saat menyapu halaman rumahnya di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Blitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saksi mendapati seseorang yang tergeletak di pinggir jalan depan rumahnya. Pada awalnya mengira adalah orang mabuk atau orang gila yang tidur di jalan, selanjutnya memanggil tetangga untuk mengeceknya, setelah di cek ternyata orang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia," katanya di Blitar, Senin.

img_title Viral! Detik-detik Mencekam Polisi dan BNN Turun dari KRL, Serbu Markas Narkoba di Kampung Bahari, Begini Kronologinya

Ia mengatakan, warga kemudian melaporkan temuan itu ke perangkat Desa Popoh dan diteruskan melaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi yang mendapati laporan itu langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, posisi korban telentang dengan kepala mengarah timur kaki ke barat. Petugas juga tidak menemukan barang pribadi milik korban ataupun kartu identitas.

img_title Indonesia dan India Punya Aturan Tak Biasa soal Saham, Ini yang Diungkap BEI

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, diketahui bahwa korban adalah seorang perempuan. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau daun, kaus bertulis figther netral, celana jin biru dongker.

"Di pergelangan tangan kanan tato selembar bulu, tangan kiri tato nama Dita Okta, kaki kanan bertato doraemon di atas pergelangan kaki," katanya.

Polisi juga melakukan pemeriksaan dan mendapati korban berinisial DTO (21), warga Dusun Purworejo, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Polisi saat ini juga masih mendalami kasus ini dengan mendatangkan petugas medis dari RS Bhayangkara Kediri untuk proses autopsi. Polres Blitar juga masih menunggu hasil pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, polisi juga sudah meminta keterangan dari keluarga terkait dengan almarhum. Hal itu sebagai upaya untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami bersama perangkat dan keluarga menyaksikan langsung jenazah di rumah sakit. Kami masih menunggu tim dari RS Bhayangkara Kediri untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian korban," kata dia. (Ant)

(FOTO ILUSTRASI) Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bukan Sekadar Cuaca Panas, Polri Ungkap Faktor yang Bikin Karhutla Berulang

Karhutla ternyata memiliki pola yang bisa dipetakan. Hasil simulasi selama 20 tahun di Kabupaten Pelalawan, Riau, menunjukkan titik panas cenderung muncul di lokasi sama.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut