Warga Blitar Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan Bertato Doraemon

Polisi mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia di Blitar
Sumber :
  • ANTARA/ HO-Polres Blitar

Blitar, VIVA – Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur mengusut temuan mayat perempuan bertato di bagian lengan tangannya di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

img_title Polisi Kasih Peringatan buat Ojol dan Kurir yang Buru-buru di Jalan

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Pol. Putut Siswahyudi mengemukakan temuan mayat itu awalnya diketahui warga bernama Sutiyah saat menyapu halaman rumahnya di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Blitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saksi mendapati seseorang yang tergeletak di pinggir jalan depan rumahnya. Pada awalnya mengira adalah orang mabuk atau orang gila yang tidur di jalan, selanjutnya memanggil tetangga untuk mengeceknya, setelah di cek ternyata orang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia," katanya di Blitar, Senin.

img_title Tekan Pengangguran, Polisi Bekasi Bekali Warga Keahlian Pangkas Rambut

Ia mengatakan, warga kemudian melaporkan temuan itu ke perangkat Desa Popoh dan diteruskan melaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi yang mendapati laporan itu langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, posisi korban telentang dengan kepala mengarah timur kaki ke barat. Petugas juga tidak menemukan barang pribadi milik korban ataupun kartu identitas.

img_title Bukan Cuma Sajam dan Petasan, Polisi Temukan Ini dari 19 Orang yang Diamankan Terkait Demo di Jakarta

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, diketahui bahwa korban adalah seorang perempuan. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau daun, kaus bertulis figther netral, celana jin biru dongker.

"Di pergelangan tangan kanan tato selembar bulu, tangan kiri tato nama Dita Okta, kaki kanan bertato doraemon di atas pergelangan kaki," katanya.

Polisi juga melakukan pemeriksaan dan mendapati korban berinisial DTO (21), warga Dusun Purworejo, Desa Punjul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Polisi saat ini juga masih mendalami kasus ini dengan mendatangkan petugas medis dari RS Bhayangkara Kediri untuk proses autopsi. Polres Blitar juga masih menunggu hasil pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, polisi juga sudah meminta keterangan dari keluarga terkait dengan almarhum. Hal itu sebagai upaya untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami bersama perangkat dan keluarga menyaksikan langsung jenazah di rumah sakit. Kami masih menunggu tim dari RS Bhayangkara Kediri untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian korban," kata dia. (Ant)

Pembina DPN SPI, Rahmat Nasution Hamka

Rahmat Nasution Hamka: SPI Siap Jadi 'Mata dan Telinga' Kapolri

Rahmat Nasution Hamka resmi diangkat sebagai Pembina Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi Indonesia (DPN SPI) periode 2026–2031 saat proses pelantikan pengurus DPN SPI

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut