BMKG Ingatkan Pentingnya Peringatan Dini Hadapi Risiko Iklim dan Bencana

Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Dwikorita Karnawati
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Militer: Peta BMKG

Photo :
  • BMKG

img_title Hadir di FEKDI 2026, GoPay Dorong Inovasi dan Talenta Masa Depan Keuangan Digital Indonesia

Sementara itu, sistem Climate Early Warning System (CEWS) menyajikan prediksi iklim jangka menengah dan panjang, yang sangat dibutuhkan sektor pertanian, perikanan, energi, dan air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lewat teknologi ini, para petani dan nelayan bisa merencanakan produksi dengan lebih akurat. Bahkan di beberapa wilayah, hasil panen meningkat berkat informasi iklim yang lebih tepat guna,” jelas Ardhasena Sopaheluwakan, Deputi Bidang Klimatologi BMKG.

img_title BMKG Beberkan Skenario Terburuk Megathrust, Gempa Besar hingga Tsunami

Di sisi lain, transformasi kelembagaan BMKG juga menyasar penguatan literasi dan kesiapsiagaan masyarakat melalui berbagai program edukasi dan pendampingan. Mulai dari Sekolah Lapang Iklim (SLI), MOSAIC, BMKG Goes to School, hingga kerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal.

Ilustrasi gempa bumi

Gempa M 4,8 Kembali Guncang Sumba Barat Daya, Berpusat di Darat Setelah M 6,1

Gempa M 4,8 kembali mengguncang daerah Sumba Barat Daya, NTT, Minggu malam tadi pukul 21.59 WITA. Gempa diketahui berpusat di darat pada kedalaman 21 km.

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut