TNI Bakal Punya 6 Kodam Baru, Ini Daftarnya

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Ramadhan

Jakarta, VIVA – Mabes TNI menambah enam kodam baru di tubuh TNI AD dalam rangka penguatan pertahanan wilayah dan validasi organisasi.

img_title Pria 38 Tahun Nekat Lompat ke Laut dari Pelabuhan Bakauheni Saat Dini Hari, Kini Hilang Belum Ditemukan

Enam kodam baru itu akan diresmikan dalam upacara validasi organisasi yang akan digelar di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, pun membenarkan adanya penambahan enam kodam baru itu.

img_title Tragis! Pria Tertimbun Longsor saat Gali Sumur Sedalam 15 Meter di Lebak, Tim SAR Berpacu Evakuasi Korban

Ilustrasi TNI

Photo :
  • vstory

Berikut nama kodam baru berikut wilayah teritorialnya.

img_title Prabowo Bakal Bertemu Empat Mata dengan Presiden Mesir Al-Sisi, Bahas Kerja Sama Strategis

1. Riau dan Kepri (KODAM XIX / TUANKU TAMBUSAI)

2. Padang & Jambi (KODAM XX/TUANKU IMAM BONJOL

3. Lampung dan Bengkulu (KODAM XXI / RADIN INTEN)

4. Kalimantan Tengah & Kalimantan Selatan (KODAM XXII / TAMBUN BUNGAI)

5. Sulawesi Tengah & Sulawesi Barat (KODAM XXIII / PALAKA WIRA)

6. Merauke (KODAM XXIV / MANDALA TRIKORA).

Namun demikian, Kristomei belum bisa memberitahu siapa saja pejabat TNI yang akan didapuk sebagai pangdam di enam tempat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya penambahan kodam, dalam validasi organisasi ini TNI juga akan mengubah beberapa struktur seperti peningkatan 14 Lanal menjadi Kodaeral di tubuh TNI AL dan menghidupkan jabatan baru yakni Wakil Panglima TNI.

Hingga saat ini, Kristomei belum bisa membeberkan siapa yang akan dilantik menjadi wakil panglima TNI. (Ant)

Presiden AS Donald Trump dalam jamuan makan malam di Aula Rakyat Beijing

Trump Sebut Iran Bisa Makin Agresif Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Presiden AS Donald Trump menyebut Iran mungkin meningkatkan aksi jelang pemilu paruh waktu AS pada 3 November. Sebab, Teheran menilai hal itu bisa merugikan Washington.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut