Viral Dokumen LHKPN jadi Bungkus Bawang, KPK: Bukan Cetakan Kami

Jubir KPK Budi Prasetyo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zendy Pradana

Jakarta, VIVA – Viral di media sosial memperlihatkan sebuah dokumen laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang menjadi bungkus bawang.

img_title Usai Rektornya Kena OTT KPK, Unsoed: Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan, Proses Akademik Berjalan Normal

Unggahan viral itu beredar di sosial media Facebook. Dalam sebuah unggahan, tampak sebuah kertas berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah usang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat juga dokumen itu memperlihatkan laporan harta kekayaan menampilkan kepemilikan tanah dan bangunan seluas 612 meter persegi. Nilai pelaporan disebut berjumlah Rp612 juta. 

img_title Jaksa KPK Tegaskan PN Tipikor Jakarta Berwenang Adili Yaqut dalam Kasus Kuota Haji

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

"Beli bawang dapet bungkus dokumen KPK" demikian keterangan unggahan tersebut.

img_title Usai OTT, KPK Segel Ruang Rektor dan Wakil Rektor Unsoed

Menanggapi hal itu, Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo menegaskan bahwa dokumen yang viral di media sosial itu bukan dicetak oleh KPK. 

"Kami pastikan bahwa itu bukan dokumen cetak dari KPK," kata Budi dikutip Jumat, 19 September 2025.

Budi menjelaskan bahwa masing-masing pejabat negara harus mengisi data keluarga dan hartanya sendiri dalam proses pelaporan LHKPN. Kemudian, data tersebut nantinya baru akan dikirimkan ke KPK sebagai bentuk pelaporan.

"Nah kemungkinan besar bahwa dokumen itu berasal dari situ, karena memang KPK tidak pernah mencetak dokumen LHKPN, namun dokumen itu bisa diunduh dan dicetak oleh pihak pelapor," kata Budi.

Budi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tak menyalahgunakan data LHKPN tersebut. Ia juga meminta kepada seluruh pejabat negara yang hendak melapor LHKPN lebih berhati-hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gedung KPK

Photo :
  • Antara

"Dan jangan sampai data pribadi ini disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Tegaskan Tak Ada Intervensi Dalam Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak ada intervensi dalam pengungkapan dan pengusutan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Bogor, Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut