Program MBG Diplesetkan jadi 'Makan Beracun Gratis', Begini Reaksi Kepala BGN

Kepala BGN, Dadan Hindayana dalam rapat mengenai progres program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hambalang, Bogor (sumber foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, angkat bicara soal viralnya konten negatif di media sosial yang memplesetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi 'Makan Beracun Gratis'. 

img_title Mendikdasmen Bongkar Alasan Siswa Rajin Masuk Sekolah, Ternyata karena Ini

Dadan menilai anggapan itu merupakan hak masing-masing dalam penyebutan. Tapi, Dadan berharap agar penyebutan itu tak mengaburkan tujuan mulia dari MBG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gini ya, itu kan hak masing-masing ya. Tapi mohon tidak mengaburkan bahwa ini adalah program yang bertujuan mulia," ujar Dadan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 2 Oktober 2025.

img_title Mendikdasmen Ungkap MBG Bikin Siswa Lebih Rajin Masuk Sekolah

Kasus keracunan MBG di SMKN 1 Cihampelas Bandung Barat

Photo :
  • tvOne

Dadan mengatakan bahwa program MBG merupakan cita-cita mulia dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki gizi anak Indonesia maupun ibu hamil. Menurutnya, program tersebut perlu dihormati.

img_title BGN Targetkan Digitalisasi Belanja Seluruh Dapur MBG pada Januari 2027

"(Program) yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Jadi kita hormatilah istilah-istilah yang seperti itu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris merasa sedih karena istilah program Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak diplesetkan di media sosial.

Hal itu diungkap Charles dalam rapat bersama Kepala BGN, Menkes Budi Gunadi Sadikin, hingga Kepala BPOM Taruna Ikrar di kompleks parlemen Senayan pada Rabu, 1 Oktober 2025.

"Saya rasa kita semua punya media sosial ya, kalau kita buka sosial media hari-hari ini ini, banyak itu berseliweran konten-konten termasuk ajakan untuk menolak MBG," ucap Charles.

Ia menjelaskan konten tersebut termasuk negatif dan tak sesuai dengan harapan program MBG. Ia menilai BGN harus membuat citra MBG lebih baik lagi agar anak-anak tak takut mengkonsumsi makanan yang diproduksi dari SPPG. 

"Ini buat saya sangat-sangat menyedihkan, kita kan mau program ini berhasil. Tapi, kalau ini dibiarkan maka tanpa ada kampanye negatif pun masyarakat bisa saja sudah takut untuk mengizinkan anaknya mengkonsumsi MBG," ucapnya.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Photo :
  • Dok. Bizhare

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Charles lantas membeberkan konten-konten di media sosial yang menyindir MBG, seperti 'Makan Beracun Gratis', hingga 'Makan Belatung Gratis'.

"Konten-kontennya banyak Pak, lucu-lucu MBG itu sekarang dipelesetin bukan Makan Bergizi Gratis tapi 'Makan Beracun Gratis', 'Makan Belatung Gratis', makanan berbahaya dan lain-lainlah," kata Charles.

Wamendagri Ribka Haluk.

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Pembentukan Satgas MBG 100 Persen di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua

Wamendagri meminta Satgas MBG di daerah dapat memperkuat pengawasan langsung terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan kualitas dan keamanan makanan

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut