Perpustakaan Freedom, Pelunas Utang Boediono

Boediono, Prabukusumo dan Rizal Mallarangeng
Sumber :
  • Antara/ Wahyu Putro

VIVAnews - Wakil Presiden Boediono meresmikan perpustakaan umum Freedom Institute. Prasasti peresmian perpustakaan ini ditandatangani oleh Boediono.

"Saya merasa mendapat kehormatan dapat ikut meresmikan perpustakaan umum Freedom Institute ini," kata Boediono dalam sambutannya di Freedom Institute, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Jumat 29 Oktober 2010.

Dengan peresmian ini, Boediono merasa telah melunasi utangnya kepada Rizal Mallarangeng yang merupakan pendiri Freedom Institute. Dulu, Boediono berkisah, dirinya sempat menyanggupi permintaan Rizal Mallarangeng dan kawan-kawannya untuk meresmikan perpustakaan Freedom yang baru sebagai syarat membantunya dalam tim sukses sewaktu kampanye pilpres lalu.

"Saya mau bantu bapak, tapi kalau perpustakaan yang baru nanti jadi, Anda yang meresmikan, ya," kata Boediono menirukan permintaan Rizal waktu Itu. "Jadi ini semacam untuk melunasi hutang saya," kata Boediono.

Boediono memuji ide membuat perpustakaan untuk umum ini sebagai suatu hal yang luar biasa dan perlu dikembangkan. Menurutnya, hal semacam ini adalah investasi yang sangat produktif bagi pengembangan wawasan anak bangsa ke depan. "Inti kegiatan intelektual adalah dari perpustakaan," kata Boediono.

Boediono mengharapkan hal semacam ini diikuti oleh banyak kalangan lainnya di berbagai tempat. Sebab menurutnya ini akan bermanfaat bagi pengembangan kapasitas generasi muda. "Di mana ada konsentrasi anak muda, sebaiknya di situ dibangun perpustakaan," kata Boediono.

Adapun Rizal Mallarangeng dalam sambutannya menyatakan bahwa koleksi buku yang dimiliki perpusatakaan ini sudah berjumlah 12 ribuan. Meski tidak bisa dibandingkan dengan perpustakaan umum yang lebih bagus seperti di luar negeri pada umumnya, yang koleksi bukunya bisa mencapai jumlah jutaan, namun Rizal tetap merasa bangga bahwa setidaknya impiannya telah terwujud untuk membuat perpustakaan umum ini di Indonesia.

"Kami sudah merintis sesuatu. Mudah-mudahan bermanfaat," kata Rizal yang juga salah satu Ketua Partai Golkar itu.

Rizal menambahkan bahwa sejak didirikan pada tahun 2001 Freedom institute hingga kini juga telah aktif menerbitkan buku. Telah ada 50 buku yang diterbitkan oleh Freedom Institute sejak 2001 hingga sekarang. (hs)

img_title Berat Badan Kim Jong Un Capai 140 Kg, Intelijen Korsel Ungkap Kondisi Kesehatannya
Ilustrasi Bus Transjakarta

Tarif Transjakarta Naik Setelah 20 Tahun, dari Rp3.500 Jadi Berapa?

Tarif Transjakarta akan naik mulai 1 Januari 2027 setelah lebih dari 20 tahun. Tarif Rp3.500 akan disesuaikan, tetapi nominal barunya belum diumumkan.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut