Zulhas Tegaskan Persatuan dan Optimisme Kunci Indonesia Maju

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas (tengah) bersama jajaran PAN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas mengajak generasi muda Indonesia untuk meneguhkan semangat persatuan dan menumbuhkan optimisme dalam membangun bangsa. 

img_title Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Diingatkan soal Gempuran Budaya Asing

Hal itu disampaikan Zulhas dalam acara 'Sudut Pandang: Refleksi Sumpah Pemuda' yang digelar di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulhas menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman sebagai fondasi membangun Indonesia yang kuat. 

img_title Survei IPO: Elektabilitas PAN Melejit Jadi 5,8%, Zulhas Masuk 3 Besar Menteri dengan Penilaian Kerja Terbaik

“PAN itu logonya matahari. Matahari tidak pernah membeda-bedakan siapa pun. Yang penting kita ingin membuat Indonesia maju, ingin berbuat yang terbaik untuk Merah Putih. Kita tidak harus sama, tapi kita punya cita-cita perjuangan yang sama. Mari berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” kata Zulhas.

Zulhas juga menyerukan pentingnya optimisme dalam menghadapi tantangan bangsa. Dia mencontohkan keberhasilan Indonesia menekan impor beras hingga nol pada tahun ini sebagai simbol kemandirian nasional dan bukti nyata semangat gotong royong.

img_title Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

"Tahun lalu kita impor 4,5 juta ton, tahun ini nol, bahkan surplus empat juta ton. Kita bisa! Saudara-saudara, kita mesti optimis, kita bisa,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo menjelaskan, PAN merupakan rumah bagi gagasan, ide, dan aspirasi anak muda, serta mengajak generasi muda turut aktif mengisi ruang publik dengan gagasan yang produktif dan membawa manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Ketua Umum GMNI Risyad Fahlevi menilai Sumpah Pemuda merupakan hasil kristalisasi panjang gerakan kaum muda Indonesia. Ia menyebut, pada kongkres 1926 dan 1928, organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Muhammadiyah telah meletakkan dasar perjuangan, termasuk isu kesetaraan gender dan pendidikan dalam konteks kebangsaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Anggota DPR RI Fraksi PAN, antara lain Ahmad Najib Qodratullah, Farah Puteri Nahlia, Muhammad Syauqie, Slamet Ariyadi, serta Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, aktivis kepemudaan, dan masyarakat umum.

Wakil Ketua MPR RI, Ibas Yudhoyono

Hari Sumpah Pemuda, Ibas: Generasi Muda Harus Berani Bermimpi hingga Berdampak

Ibas menegaskan bahwa generasi muda memiliki kesempatan luas untuk menentukan masa depan melalui pendidikan, kedisiplinan, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut