Update Korban Dirawat Ledakan SMAN 72: Sisa 3 Orang

SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda

Jakarta, VIVA - Sampai dengan hari Kamis, 20 November 2025, polisi mengungkap masih ada tiga orang yang dirawat pada beberapa rumah sakit (RS) terkait ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

img_title Diduga Danai Tambang Emas Ilegal di Aceh, Seorang Pria Akhirnya Ditahan Polisi

"Untuk pasien tinggal tiga orang, masing-masing di RS Yarsi, RSCM dan RS Polri," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto saat dikonfirmasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto (kiri)

Photo :
  • Foe Peace/VIVA

img_title Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Katanya, polisi masih berupaya untuk meminta keterangan dari F, anak berkonflik dengan hukum (ABH), yang merupakan pelaku ledakan di SMAN 72.

"Kemarin masih dalam proses meminta keterangan saksi, keluarga ABH, puslabfor dan dokter psikologis," ujar dia.

img_title Menhan Sjafrie Tak Gentar Hadapi Perlawanan, Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Tetap Jalan!

Adapun siswa berinisial F yang merupakan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara, ternyata sosok yang tertutup dan jarang bergaul.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri menjelaskan, temuan itu diperoleh setelah penyidik memeriksa sebanyak 16 orang saksi. Mereka terdiri dari keluarga, guru, hingga teman sekolah pelaku.

“Dari keterangan yang kami himpun Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang terlibat dikenal pribadi tertutup dan jarang bergaul," kata dia, Selasa, 11 November 2025.

Buntut perbuatannya meledakkan bom di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, siswa berinisial F terancam sejumlah pasal berlapis.

F ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum (ABH) usai penyidik menemukan cukup bukti adanya perbuatan melanggar hukum. Hal itu diungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imannudin.

“Terdapat dugaan ada perbuatan melawan hukum yang patut diduga melanggar norma hukum,” kata Iman saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 11 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, kejadian ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta saat melaksanakan shalat Jumat. Akibat kejadian ini, puluhan siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berdasarkan informasi dari Direktur Utama Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran akibat tekanan ledakan yang cukup kuat. (Ant)

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto (tengah)

Komjen Dadang Hartanto Beri Pesan Khusus Buat Ojol

Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Poisi Dadang Hartanto mengingatkan para pengemudi ojek online (ojol) agar tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan saat bekerja.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut