Update BPBD Sumbar: 98 Orang Meninggal dan 93 Hilang, Kabupaten Agam Terbanyak

Warga meninggal korban banjir bandang Agam dievakuasi TIM SAR
Sumber :
  • ANTARA/HO-Basarnas Padang

Padang, VIVA – Jumlah korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat terus meningkat. Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 22.00 WIB, BPBD Sumbar mencatat 98 orang meninggal dunia, dengan Kabupaten Agam sebagai wilayah dengan korban terbanyak.

img_title Nagari Sungai Batang Sumbar Diterjang Banjir, BPBD: 450 Warga Terpaksa Mengungsi

Di Kabupaten Agam, jumlah korban tewas yang sebelumnya dilaporkan 47 orang kini melonjak menjadi 72 orang, terutama dari kejadian banjir bandang dan longsor di Nagari Palembayan. Sementara di Kota Padang, korban meninggal yang sebelumnya lima orang bertambah menjadi 10 orang usai proses pencarian dan identifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi jalan provinsi penghubung Agam - Bukittinggi tertimbun tanah longsor

Photo :
  • ANTARA/HO-Diskominfo Agam

img_title Ratusan Warga Ngungsi, Puluhan Masih Terjebak Banjir di Agam

Korban tewas lainnya berasal dari Kabupaten Pasaman Barat, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang. BPBD memperkirakan jumlah korban jiwa masih bisa bertambah mengingat sejumlah wilayah masih terisolasi dan proses pencarian belum sepenuhnya tuntas.

Selain korban meninggal, terdapat 93 orang dilaporkan hilang dan 17 warga mengalami luka-luka.

img_title Jelang Ramadhan, Pedagang Daging Sapi Musiman Raup Omzet hingga Rp 30 Juta Jualan di Daerah Bencana

Jumlah pengungsi juga sangat besar, mencapai 79.410 orang, sementara warga terdampak tercatat sebanyak 29.536 jiwa. Untuk kerusakan hunian, terdapat 1.010 rumah rusak ringan, 556 rumah rusak sedang, dan 232 unit rumah rusak berat. Selain itu, 11 rumah ibadah dan 4 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan, disertai rusaknya sejumlah ruas jalan serta jembatan.

Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Barat, Era Sukma Munaf, mengatakan pihaknya masih terus memperbarui data seiring bertambahnya akses menuju wilayah-wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kta akan perbarui terus datanya,” jelas Era Sukma Munaf.

Ia menambahkan bahwa pembukaan akses jalan ke lokasi yang sebelumnya terisolasi, seperti Nagari Palembayan di Agam, dapat memunculkan data tambahan terkait korban maupun kerusakan. (Laporan Wahyudi Agus, tvOne, Padang) 

Harimau Sumatra berkeliaran dekat sekolah di Agam berhasil dievakuasi

Harimau Sumatra Berkeliaran Dekat Sekolah di Agam, BKSDA Pasang Perangkap hingga Berhasil Dievakuasi

Warga Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) dibuat resah dengan kemunculan Harimau Sumatra di sekitar permukiman.

img_title
VIVA.co.id
13 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut