Polisi: 10 Sekolah yang Diteror Bom Dipilih Pelaku secara Random

Ilustrasi/Petugas Penjinak Bom Gegana Polda Jawa Barat mengoperasikan robot untuk mengamankan barang yang diduga bom saat simulasi teror bom, Rabu (2/11/2016)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Jakarta, VIVA – Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka menyebut, 10 sekolah di Depok, Jawa Barat, yang diteror ancaman bom, dipilih oleh tersangka H (23) pada Selasa, 23 Desember 2025, dipilih secara acak atau random.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

"Untuk sekolah yang dipilih itu dilakukan secara random semacam AI dan Chat GPT, dia mencari alamat tersebut dan dikirimkan secara random," kata Made Oka dalam keterangannya, Jumat, 26 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun menyebutkan alasan tersangka mengirimkan teror ke-10 sekolah tersebut, karena ingin mencari perhatian dan tersangka alumni salah satu sekolah yang diteror.

img_title Kemensos Gandeng Polri Tangani Bencana hingga Sekolah Rakyat, Ini Fokusnya

Tersangka H (23) pelaku teror bom di 10 sekolah di Depok, Jawa Barat.

Photo :
  • Antara

"Faktanya memang bahwa kita bisa memastikan bahwa yang bersangkutan ataupun si tersangka H yang memang mengirimkan email tersebut," ujarnya.

img_title Kabut Asap Karhutla Masih Parah, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Pihak Kepolisian membenarkan adanya ancaman bom di sejumlah sekolah yang berlokasi di Depok, Jawa Barat.

"Iya betul, saat ini sudah dilakukan penyisiran," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Made Budi menyebutkan, ancaman bom tersebut tidak terbukti. Saat ini pihaknya masih melakukan penyisiran terhadap 10 sekolah yang menerima ancaman tersebut.

Made Budi menyebutkan data sekolah yang diancam pelaku, yaitu, SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA 4 Depok, SMA PGRI 1, SMA Bintara Depok, SMA Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA 7 Sawangan, SMA Nururrahman dan SMAN 6 Depok.

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Gratiskan Pendidikan bagi Seluruh Siswa SMA Taruna Nusantara

Dalam dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo, pengembangan SMA Taruna Nusantara terus dipercepat melalui pembangunan lima kampus baru di berbagai wilayah Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut