SBY: Beredar SMS Tak Bertanggungjawab

Presiden SBY dan Kepala PVMBG Surono di Posko Merapi, Pakem, DIY
Presiden SBY dan Kepala PVMBG Surono di Posko Merapi, Pakem, DIY
Sumber :
  • Rumah Tangga Presiden/Abror Rizki

VIVAnews - Pengungsi letusan Gunung Merapi membuat 283.000 orang mengungsi. Dengan kondisi yang terus mencekam, pemerintah meminta semua pihak jangan menyebarkan kabar yang dapat meresahkan pengungsi dan petugas.

"Sangat disesalkan, jangan ada berita-berita menyesatkan kepada kita," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saag mengunjungi pengungsi di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta, Minggu 7 November 2010.

SBY mendapat laporan ada informasi sesat yang dikhawatirkan dapat membuat panik, khususnya oleh pengungsi. Berita-berita yang tersebar itu salah satunya melalui pesan singkat (SMS).

"Dengan beredarnya SMS tidak bertanggungjawab. Itu bukannya membantu peduli, malah menakut-nakuti," SBY mengingatkan.

Maka itu, SBY menegaskan bahwa informasi yang valid dan wajib diikuti adalah informasi satu pintu dari pemerintah. "Bukan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," tegas SBY.

Informasi yang diterima VIVAnews.com, berita sumir yang tersebar lewat SMS itu adalah akan adanya gempa besar terkait letusan Merapi berikutnya. (hs)