Identitas Lima Relawan Merapi yang Tewas

MERAPI MELETUS LAGI
MERAPI MELETUS LAGI
Sumber :
  • AP Photo/Gembong Nusantara

VIVAnews - Kepala Tim SAR bencana Gunung Merapi Suseno mengatakan lima relawan tewas selama erupsi Gunung Merapi yang dimulai 26 Oktober lalu. Namun hingga kini, baru tiga jasad relawan yang bisa dievakuasi.

"Dua lainnya belum bisa karena awan panas kembali turun. Kelimanya di Glagaharjo," kata Suseno saat dihubungi VIVAnews.com, Minggu 7 November 2010. Kelima relawan ini merupakan tim Taruna Tanggap Bencana (Tagana).

Ketiga relawan yang sudah dievakuasi adalah Slamet Ngatiran, Ariyanto B, dan Samiyo. "Yang belum dievakuasi Juprianto dan Supriyadi," kata Suseno.

Suseno mengimbau agar para relawan tidak ambil risiko saat bertugas mencari korban letusan Merapi. Karena, sambung dia, awan panas Merapi tak bisa diprediksikan kapan keluar dan di mana. "Kami juga imbau kepada warga," kata dia.

Suseno juga mengingatkan agar orang yang mau jadi relawan harus dibekali kemampuan dan keahlian dalam mengambil keputusan di tengah kedaruratan. "Tidak hanya modal nekat," kata dia.

Sampai saat ini pun, dia masih membekukan operasi Tim SAR. Operasi terakhir, hanya tadi subuh. Namun, awan panas kembali turun sehingga ia terpaksa menarik tim SAR.

Sejauh ini, kata dia, evakuasi diprioritaskan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Merapi. "300 meter dari sungai yang dilalui sungai-sungai ini harus steril," kata dia. (hs)