Gerindra Masih Kaji Ambang Batas Parlemen, Belum Ada Hasil Final

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad (tengah)
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad buka suara soal parliamentary threshold atau ambang batas parlemen yang kembali ramai dibicarakan.

img_title Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra Teratas, PDIP-Golkar Menyusul

Dasco mengatakan Gerindra tengah melakukan simulasi -simulasi terkait ambang batas parlemen secara internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya kalau dalam internal Gerindra kami baru kemudian awal mengadakan simulasi-simulasi internal," kata Dasco kepada wartawan di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu, 7 Januari 2026.

img_title Gerindra Beberkan Alasan Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle dalam 2 Pekan

Dia menuturkan, simulasi tersebut belum bersifat final. Sehingga, belum ada keputusan mengenai sikap Gerindra yang bisa disampaikan ke publik.

"Tetapi kemudian hal itu baru bersifat simulasi dan belum final, sehingga kemudian kita belum dapat menyampaikan ke publik mengenai hal-hal yang dilakukan dalam simulasi tersebut," pungkas dia.

img_title Bahlil Kumpulkan Dasco hingga Kapolri, Bahas Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno mengusulkan agar parlementary threshold atau ambang batas parlemen dihapus. 

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Photo :
  • Yeni Lestari/VIVA

Eddy menilai, ambang batas parlemen 4 persen berpotensi menghilangkan jutaan suara pemilih partai yang gagal melenggang ke Senayan. Suara tersebut kata Eddy tidak bisa ditampung oleh DPR RI.

"Ya kita termasuk du antara partai yang dari dulu memang menginginkan adanya penghapusan ambang batas, baik itu pilpres maupun untuk pemilihan legislatif, ya," ucap Eddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Januari 2026.

"Karena kita melihat dengan adanya ambang batas ini, ada jutaan pemilih yang kemudian tidak bisa ditampung aspirasinya di DPR karena partainya tidak lolos, dan itu jumlahnya tidak kecil, belasan juta," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eddy pun berharap ambang batas parlemen bisa dihapuskan atau diimplementasikan sesuai dengan ketentuan di DPRD provinsi atau kabupaten/kota. 

"Pandangan kami dengan pertimbangan hanya itu saja. Banyak suara aspirasi dari masyarakat yang terbuang dan itu jumlahnya belasan juta dan itu terjadi dalam beberapa pemilu ke belakang ini," tutur Eddy.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah)

Sufmi Dasco Ahmad Sambut IHSG Bangkit 2,92 Persen, Saham Bank Besar Kompak Menguat

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti IHSG yang menguat 2,92 persen ke level 5.142 pada sesi I, diikuti kenaikan saham bank besar di tengah tekanan pasar.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut