Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka alias Babah Alun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin, 12 Agustus 2024
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA – Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

img_title Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa

Dia menilai, program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto itu justru memberikan banyak dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, seperti menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir tidak pas. Dengan adanya MBG ini, banyak lapangan pekerjaan yang tercipta,” ujar dia dikutip Senin, 16 Februari 2026.

img_title Hanura Nilai Program MBG dan Kopdes Merah Putih Berpihak pada Rakyat Kecil

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa UMKM selama ini bertindak sebagai katalis utama dalam pemberdayaan koperasi yang menjadi pemasok bahan baku MBG, seperti telur, ayam, ikan, daging, susu, dan sayuran.

“Peternak telur, peternak ayam, ikan, semua daging, semuanya ikut terbeli. Sayur-sayuran juga terbeli,” kata dia.

img_title Presiden Prabowo Akui Banyak Kekurangan Program MBG, 353 Orang Dipecat dan Minta Pelanggar Dibersihkan

Meskipun belum sempurna, menurut Jusuf Hamka, MBG harus menjadi fokus bersama untuk memperbaiki kualitas, pengawasan, kolaborasi, serta penyesuaian mekanisme. Dengan demikian, program tersebut ke depannya dapat berjalan baik dan tepat sasaran.

“Mungkin saat ini belum sempurna, seperti saya bilang, yuk kita sempurnakan bersama-sama,” ucapnya.

Berikutnya, Jusuf Hamka juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mendukung program pemerintah dalam membuka lebih banyak lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja baru.

“Yuk, kita dukung program pemerintah karena pemerintah bukan hanya MBG, tapi juga menyerap tenaga kerja orang-orang kita,” kata dia.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan strategis untuk menyejahterakan dan memakmurkan rakyat melalui program-program prioritas.

“Pemerintah sedang mencari bentuk untuk menyejahterakan dan memakmurkan rakyatnya,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya telah menyampaikan program Makan Bergizi Gratis memiliki nilai strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa Indonesia.

"Dari program unggulan, ini (MBG) yang paling atas, karena setiap ada acara dan setiap kegiatan, Presiden Prabowo Subianto senantiasa menyampaikan perihal makan bergizi," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, ketika Presiden RI berbicara mengenai MBG dalam berbagai kegiatan kenegaraan, hal tersebut bukan semata-mata karena kebanggaan terhadap suatu program, melainkan terdapat nilai besar yang menyangkut masa depan bangsa.

Oleh karena itu, katanya, MBG memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar program pemberian makanan. (Ant)

Detik-deti Penangkapan Dua tersangka di depan dapur MBG Sumenep

Lagi Asyik Nyabu di Dapur MBG, Dua Karyawan SPPG Sumenep Dibekuk Polisi

Dua karyawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Sumenep

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut